Peduli Stunting, IHC Realisasikan TJSL Kesehatan untuk Masyarakat Baduy
Sabtu, 10 Juni 2023 - 18:55 WIB
loading...
Sebagai upaya meningkatkan ekosistem kesehatan nasional, Holding RS BUMN/PT Pertamina Bina Medika IHC memperluas ekosistem melalui kegiatan TJSL sektor kesehatan yang berkelanjutan. (Ist)
A
A
A
LEBAK - Sebagai upaya meningkatkan ekosistem kesehatan nasional, Holding RS BUMN/PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (IHC) memperluas ekosistem melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sektor kesehatan yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian manfaat di bidang kesehatan bagi ratusan masyarakat Baduy Banten berupa bantuan suplemen/vitamin bagi anak-anak yang membutuhkan terutama pada kasus gangguan pertumbuhan seperti stunting, obat-obatan, dan kebutuhan bahan medis lainnya. IHC memberikan kontribusi untuk pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat Baduy hingga mencapai Rp.127.586.990,-.
“Ekosistem kesehatan kami realisasikan secara berkelanjutan agar masyarakat termasuk anak-anak khususnya di wilayah Baduy dapat terpenuhi kebutuhan nutrisi tambahan dan mencegah stunting," jelas Direktur Medis IHC Dr. dr. Lia Gardenia Partakusuma.
Ia mengungkapkan bahwa program TJSL ini disebut dengan sustainable health sebagai upaya dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. “Kami bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kolaborasi dalam memperluas ekosistem kesehatan nasional," katanya.
"Tidak menutup kemungkinan kedepannya Holding RS BUMN akan bersinergi dengan stakeholder sektor kesehatan lain melalui sinergi BUMN untuk memperluas ekosistem kesehatan di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal)," lanjutnya.
Sementara itu, dr. Nanang Sugiarto, MARS selaku Direktur salah satu Rumah Sakit di bawah naungan IHC menambahkan bahwa pemilihan wilayah etnis seperti Baduy merupakan wilayah yang perlu diperhatikan ekosistem kesehatannya.
Berdasarkan pengamatan dari tenaga kesehatan maupun relawan ke titik lokasi etnis Baduy, selain terdapat isu stunting, juga terdapat Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak (AKA) yang tinggi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian manfaat di bidang kesehatan bagi ratusan masyarakat Baduy Banten berupa bantuan suplemen/vitamin bagi anak-anak yang membutuhkan terutama pada kasus gangguan pertumbuhan seperti stunting, obat-obatan, dan kebutuhan bahan medis lainnya. IHC memberikan kontribusi untuk pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat Baduy hingga mencapai Rp.127.586.990,-.
“Ekosistem kesehatan kami realisasikan secara berkelanjutan agar masyarakat termasuk anak-anak khususnya di wilayah Baduy dapat terpenuhi kebutuhan nutrisi tambahan dan mencegah stunting," jelas Direktur Medis IHC Dr. dr. Lia Gardenia Partakusuma.
Ia mengungkapkan bahwa program TJSL ini disebut dengan sustainable health sebagai upaya dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. “Kami bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kolaborasi dalam memperluas ekosistem kesehatan nasional," katanya.
"Tidak menutup kemungkinan kedepannya Holding RS BUMN akan bersinergi dengan stakeholder sektor kesehatan lain melalui sinergi BUMN untuk memperluas ekosistem kesehatan di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal)," lanjutnya.
Sementara itu, dr. Nanang Sugiarto, MARS selaku Direktur salah satu Rumah Sakit di bawah naungan IHC menambahkan bahwa pemilihan wilayah etnis seperti Baduy merupakan wilayah yang perlu diperhatikan ekosistem kesehatannya.
Berdasarkan pengamatan dari tenaga kesehatan maupun relawan ke titik lokasi etnis Baduy, selain terdapat isu stunting, juga terdapat Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak (AKA) yang tinggi.
Lihat Juga :