Kapal Kemanusiaan Suriah Diberangkatkan Jadi Kado Terbesar HUT ACT

Minggu, 22 April 2018 - 06:17 WIB
Kapal Kemanusiaan Suriah...
Kapal Kemanusiaan Suriah Diberangkatkan Jadi Kado Terbesar HUT ACT
A A A
MEDAN - Kapal Kemanusiaan Suriah (KKS) yang memuat 1.000 ton beras untuk pengungsi Suriah telah diberangkatkan dari Pelabuhan Belawan, Medan menuju Pelabuhan Iskenderun, Turki, Sabtu 4 April 2018. Keberangkatan kapal kemanusiaan itu merupakan kado terbesar Hari Ulang Tahun (HUT) Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke-13 tahun.

Senior Vice President ACT N Imam Akbari mengatakan, ikhtiar besar Bangsa ini menjadi bukti keseriusan masyarakat Indonesia dalam membantu sesama manusia yang menjadi korban krisis kemanusiaan di Suriah.

"Konflik Suriah masih menjadi masalah kemanusiaan terbesar hingga detik ini, yang cukup melumpuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat Suriah. Krisis pangan menjadi salah satu dampaknya. Hari ini, beras terbaik dari Indonesia dikirimkan untuk Suriah melalui Turki. Insya Allah, segala kebaikan masyarakat Indonesia akan berbuah kebaikan kepada rakyat Indonesia sendiri," ujarnya.

Dikatakannya, 1.000 ton beras terbaik Indonesia yang dikirim untuk pengungsi Suriah ini dipanen oleh petani Aceh saat panen raya pada awal bulan Maret 2018.

"Bulir-bulir padi berkualitas itu dikemas dalam puluhan ribu karung beras yang selanjutnya dimuat ke dalam 40 kontainer," ungkapnya.

Dia menyebutkan, setibanya di Turki, bantuan beras ini akan didistribusikan kepada para pengungsi Suriah yang tinggal di sepanjang perbatasan Turki Suriah.

"Saat ini di Turki sendiri ada sekitar 3,5 juta pengungsi Suriah dan banyak diantara mereka hidup di perbatasan. Insya Allah beras KKS ini akan disalurkan je pengungsi Suriah di perbatasan sekaligus yang ada di dalam Suriah," tutur Imam.

Sementara itu, mewakili Menteri Pertanian, Staf Ahli Menteri Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional Kementerian Pertanian, Mat Syukur menjelaskan, bantuan beras yang diberangkatkan merupakan beras berkualitas premium, bukan medium.

"Beras yang dikirim ini beras premium bukan medium atau beras tidak berkualitas karena kebutuhan untuk saudara kita yang di Suriah harus berkualitas dan sesuai kebutuhan kemanusiaan," jelasnya.

Beras Indonesia dapat diterima secara luas dengan pernah dikirimnya ke berbagai Negara.

"Pak menteri mendukung dan mendorong upaya untuk selalu membantu mensejahterakan petani, menyediakan pangan bagi rakyat Indonesia dan yang terpenting kesejahteraan seluruh masyarakat. Gerakan kemanusiaan ACT ini sudah sangat baik karena mereka menolong sesama umat manusia. Semoga dengan cara yang baik pula akan memberikan energi positif bagi pertanian Indonesia dan kebaikan masyarakat kita secara lebih luas," jelasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Indodax Kolaborasi Salurkan...
Indodax Kolaborasi Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Sumatera
Yayasan Ayo Masuk Surga...
Yayasan Ayo Masuk Surga Bertemu Dubes Palestina, Bahas Bantuan Kemanusiaan
Gali Gagasan Hadapi...
Gali Gagasan Hadapi Pandemi, Human Initiative Gelar Kongres Kemanusiaan
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Yordania Sambut Baik...
Yordania Sambut Baik Mobile Clinic Baznas untuk Pengungsi Palestina
Dua Program Kemanusiaan...
Dua Program Kemanusiaan Indonesia-Palestina Segera Diluncurkan ARI-BP
Berita Terkini
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
7 menit yang lalu
Prosesi Injak Kepala...
Prosesi Injak Kepala Kerbau Dikaitkan dengan Banteng, Ini Jawaban Jokowi
35 menit yang lalu
Tenun Sumba Tampil di...
Tenun Sumba Tampil di Panggung Dunia lewat Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
45 menit yang lalu
Puluhan Pendukung Roy...
Puluhan Pendukung Roy Suryo Hadiri Sidang Putusan Praperadilan di PN Jaksel
1 jam yang lalu
Pramono: Terowongan...
Pramono: Terowongan Plaza Senayan-Senayan City, Urai Macet dan Bisa Jadi Sentra UMKM
1 jam yang lalu
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved