Berdamai, Orang Tua Bocah Korban Persekusi di Bekasi Cabut Laporan

Kamis, 19 April 2018 - 15:01 WIB
Berdamai, Orang Tua...
Berdamai, Orang Tua Bocah Korban Persekusi di Bekasi Cabut Laporan
A A A
BEKASI - Keluarga korban persekusi di Kampung Rawabambu Besar, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi mencabut laporan pengeroyokan ke polisi. Orang tua AJ, Sudirman mendatangi Polrestro Bekasi Kota pada Rabu 18 April 2018 malam.

Kepada wartawan, Sudirman menegaskan, mencabut laporan tersebut dan bersama – sama tidak meneruskan kasus persekusi ini. Menurut dia, kedua belah pihak sudah sama–sama mencabut laporan itu. ”Kita sama-sama cabut laporan polisi," katanya di Mapolrestro Bekasi Kota, Kamis (19/4/2018).

Dua bocah berinisial AJ dan HL dipersekusi oleh AN (49) dan dua warga lainnya karena diduga mencuri jaket warga H pada Minggu 8 April 2018 dini hari lalu. Korban AJ dan HL kemudian ditelanjangi, bahkan AJ sempat dipukul dan diarak ke rumahnya yang berjarak sekitar 400 meter dari lokasi kejadian.

Sementara rekannya RZ (14) berhasil kabur ke rumahnya. Kasus ini akhirnya bisa diredam oleh Ketua RW setempat bernama Mad Sa'i. Namun pada Kamis 12 April 2018, Sudirman didampingi Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi melaporkan kasus kekerasan yang dialami anaknya. (Baca: Dituduh Mencuri, 2 Bocah Bekasi Dianiaya dan Diarak Bugil )

Malam harinya, AN diamankan penyidik Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polrestro Bekasi Kota. Tidak terima AN diamankan, kerabatnya lalu melapor balik dengan dugaan pencurian yang dilakukan AJ, HL dan RZ ke polisi pada Sabtu 14 April 2018 siang. Namun, kini keduanya sepakat mencabut laporan.

Kedua belah pihak sepakat laporan polisi setelah menggelar mediasi. Kesepatakan itu diambil untuk kepentingan bersama, apalagi keluarga korban dan pelaku masih berada dalam ikatan persaudaraan. ”Kita laporkan agar kejadian ini tidak terulang dan efek jera main hakim sendiri,” ungkapnya.

Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Indarto menilai, pencabutan laporan polisi yang dilakukan oleh keluarga korban dan pelaku persekusi di wilayah setempat bisa menjadi bahan pertimbangan putusan di Pengadilan Negeri Bekasi.

Meski demikian, dia mengaku belum menerima informasi adanya pencabutan laporan polisi yang dilakukan kedua belah pihak. ”Saya dengar keduanya sempat menggelar musyarawarah, tapi soal pencabutan laporan sepertinya belum ada,” kata Indarto di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (19/4/2018).

Meski keduanya mencabut laporan, namun polisi tetap memprosesnya hingga ke Pengadilan Negeri Bekasi. Alasannya, kasus pengeroyokan yang dialami AJ bukan perkara delik aduan, sehingga walau laporannya dicabut penyidik akan tetap memprosesnya secara hukum. (Baca juga: Ditemani Ayah, Bocah Korban Persekusi di Bekasi Lapor Polisi )

Sementara untuk kasus dugaan pencurian, polisi masih mempelajari rekaman kamera pengawas (CCTV) dan menggali keterangan saksi. Menurut dia, dengan pencabutan laporan polisi maka kedua belah pihak tidak mengalami kerugian. Karena nantinya menjadi bahan pertimbangan putusan hakim di pengadilan.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, pihak kepolisian mengindikasikan dua bocah korban persekusi sebagai terduga pencuri. Hal itu terungkap berdasarkan alat bukti yang didapat polisi seperti rekaman kamera pengawas (CCTV) dan keterangan saksi.

”Kalau dari saksi yang kemarin dan alat bukti sepertinya iya. Tapi belum ditetapkan sebagai tersangka, karena penyidik harus gelar perkara dulu,” katanya. Kedua bocah tersebut saat ini berstatus sebagai saksi. Bahkan, RZ yang disebut menyuruh mengambil jaket itu masih menjadi saksi.
(ysw)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
47 menit yang lalu
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
1 jam yang lalu
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
1 jam yang lalu
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
1 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
2 jam yang lalu
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved