Ini Alasan ACT Sumut Sumbangkan Beras ke Suriah
Kamis, 19 April 2018 - 13:22 WIB
Ini Alasan ACT Sumut Sumbangkan Beras ke Suriah
A
A
A
MEDAN - Kapal Kemanusiaan Suriah (KKS) akan segera berlayar dari Pelabuhan Belawan International Container Terminal (BICT), Medan menuju Pelabuhan di Suriah, Sabtu 21 April 2018. Kapal yang diberi nama MSC Maria Pia itu akan bersandar di Pelabuhan Belawan, Sabtu dini hari.
Kapal Kemanusiaan Suriah ini akan membawa 1.000 ton beras yang dikumpulkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Indonesia perwakilan Sumatera Utara (Sumut) selama tiga bulan tahun 2018. Adapun alasan panitia ACT menyumbangkan beras ke Suriah dikatakan Ketua panitia Kapal Pemberangkatan Kemanusiaan Suriah, Rinaldi Tambunan untuk dapat diolah lagi menjadi bahan pokok makanan jenis lainnya.
"Beras ini memang sangat melimpah dan mudah mendapatkannya di Banda Aceh. Nantinya bisa diolah dalam bentuk roti maupun bentuk bubur. Saudara kita di Suriah juga bisa mengolahnya jadi nasi briyani," jelasnya saat ditemui di Kantor ACT Sumut, Medan, Kamis (19/8/2018).
Dia mengatakan, beras yang dikumpulkan sejak Januari hingga Maret 2018 ini merupakan hasil panen raya di Provinsi Banda Aceh. "Berasnya dikemas dengan berat setiap karung goninya 25 kilogram," ungkapnya.
Dia menuturkan bantuan ini diberikan dari masyarakat Indonesia untuk masyarakat Suriah. "Jadi sudah 1.000 ton beras yang terkumpul dan diletakkan di Gudang PT Samudera Indonesia di Belawan, Medan," ujarnya.
Kapal Kemanusiaan Suriah ini akan membawa 1.000 ton beras yang dikumpulkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Indonesia perwakilan Sumatera Utara (Sumut) selama tiga bulan tahun 2018. Adapun alasan panitia ACT menyumbangkan beras ke Suriah dikatakan Ketua panitia Kapal Pemberangkatan Kemanusiaan Suriah, Rinaldi Tambunan untuk dapat diolah lagi menjadi bahan pokok makanan jenis lainnya.
"Beras ini memang sangat melimpah dan mudah mendapatkannya di Banda Aceh. Nantinya bisa diolah dalam bentuk roti maupun bentuk bubur. Saudara kita di Suriah juga bisa mengolahnya jadi nasi briyani," jelasnya saat ditemui di Kantor ACT Sumut, Medan, Kamis (19/8/2018).
Dia mengatakan, beras yang dikumpulkan sejak Januari hingga Maret 2018 ini merupakan hasil panen raya di Provinsi Banda Aceh. "Berasnya dikemas dengan berat setiap karung goninya 25 kilogram," ungkapnya.
Dia menuturkan bantuan ini diberikan dari masyarakat Indonesia untuk masyarakat Suriah. "Jadi sudah 1.000 ton beras yang terkumpul dan diletakkan di Gudang PT Samudera Indonesia di Belawan, Medan," ujarnya.
(wib)