Pemkot Bekasi Pastikan Bus Transpatriot Mengaspal Juni 2018

Selasa, 17 April 2018 - 14:18 WIB
Pemkot Bekasi Pastikan...
Pemkot Bekasi Pastikan Bus Transpatriot Mengaspal Juni 2018
A A A
BEKASI - Pemkot Bekasi menargetkan pada Juni 2018 mendatang bus Transpatriot akan mengaspal di sejumlah ruas jalan di kota berjuluk Kota Patriot tersebut. Sejak Desember 2017 lalu, sebanyak sembilan bus Transpatriot tak bisa mengaspal lantaran terkendala poperator bus tersebut.

Saat ini sembilan unit bus Transpatriot masih terparkir di Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi."Juni 2018 nanti Transpatriot sudah dipastikan mengaspal melayani transportasi massal warga Bekasi," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana, Selasa (17/4/2018).

Menurut Yayan, pemerintah masih terus fokus melakukan pelelangan untuk menentukan operator bus tersebut. Pelelangan ini memang harus dilakukan agar bus Transpatriot bisa segera beroperasi. Sebab, Dinas Perhubungan tidak bisa menjadi operator, karena bertugas sebagai pembuat aturan main bus Transpatriot.

Sehingga, pemerintah butuh pihak ketiga untuk menjadi operator.
Namun sayangnya, banyak pihak ketiga yang masih menghitung keuntungan menjadi operator bus Transpatriot.

Meski demikian, pihaknya memastikan secepatnya proses pelelangan operator itu selesai."Kalau sudah ada operatornya, Transpatriot sudah dipastikan beroperasi melayani warga Bekasi," jelasnya.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Fathikun Ibnu menambahkan, selain melakukan pelelangan, pihaknya juga berencana membayar operator Transpatriot dengan sistem rupiah/kilometer. Rencananya, pemerintah menyiapkan subsidi sebesar Rp1.200 per-orang."Tarif bagi penumpang adalah sebesar Rp3.500," ujar Fathikun.

Tarif bagi penumpang itu, dibebankan dari titik awal menuju titik akhir tujuan warga. Tentunya, pemerintah punya konsekuensi menyubsidi besaran tarif sebenarnya pada operator. "Dari hasil pembahasan awal besaran subsidi yang kami siapkan adalah Rp1.200/kilometer per-orang," katanya.

Fathikun menjelaskan, pembayaran tarif bus Trans Patriot akan mengandalkan sistem pembayaran cashless. Sehingga, pemerintah mengaku menyerahkan sepenuhnya skema kerja sama pembayaran ini nantinya dengan pihak perbankan pada operator pemenang lelang yang dalam waktu dekat ini akan ditentukan.

"Intinya kami mau semua diurus oleh operator, baik usulan rute, atau sarana dan prasarana lainnya, pemerintah tinggal membayar subsidinya," ungkapnya. Untuk itu, pemerintah berharap keberadaan operator bus Transpatriot tersebut bisa mengelola bus dan menjadikan bus massal milik warga Kota Bekasi.
(whb)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Begini Penampakan Gepokan...
Begini Penampakan Gepokan Uang Rp5 Miliar dari OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi
Berita Terkini
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
1 jam yang lalu
Buntut Pengunjung Masuk...
Buntut Pengunjung Masuk Kandang Gajah, Ragunan Perketat Pengawasan
3 jam yang lalu
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
7 jam yang lalu
5 Fakta Bom Perang Dunia...
5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, Nomor 3 Memilukan
7 jam yang lalu
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
8 jam yang lalu
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
10 jam yang lalu
Infografis
9 Kombes Pol Pecah Bintang...
9 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dimutasi Kapolri Akhir Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved