Ludahi Wajah dan Lindas Kaki Polisi, Watoni Diringkus
Kamis, 12 April 2018 - 19:05 WIB
Ludahi Wajah dan Lindas Kaki Polisi, Watoni Diringkus
A
A
A
JAKARTA - Pengemudi Suzuki Ertiga bernopol B 2016 KKE yang meludahi, memaki, dan menginjak kaki anggota Ditlantas Polda Metro Jaya, Hermansyah Sitorus. Pelaku bernama Watoni tak terima ditilang karena melanggar sistem ganjil-genap dan akhirnya melakukan tindakan tak terpuji.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Aris Supriyono mengatakan, polisi telah melakukan penangkapan terhadap pelaku yang diketahui bernama Watoni. Namun, dia belum bisa membeberkan kronologis penangkapan serta hasil pemeriksaan terhadap pelaku.
Sebabnya, kata dia, kasus tersebut nanti akan dilakukan ekspose kepada media. "Sudah ditangkap, tapi nanti dirilis ya, nanti saya sampaikan," ujarnya ada wartawan, Kamis (12/4/2018)
Sementara itu, usai penangkapan, Watoni dan Hermansyah sempat dipertemukan oleh penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya saat menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) tambahan.
Hermansyah menyebutkan, Watoni telah meminta maaf kepada dirinya sembari menangis dan beberapa kali menjabat serta mencium tangannya agar dimaafkan dan meminta agar mencabut laporan. (Baca: Kesal Ditilang, Pengendara Mobil Ludahi dan Lindas Kaki Polisi )
"Ngobrol sebentar, dia minta maaf dan meminta saya cabut berkas itu permintaan dia, dia mengakui kesalahan dia. Kalau dari matanya sempat berlinang juga sambil pegang-pegang tangan saya juga," tuturnya.
Dengan lapang dada, Hermansyah secara pribadi mengaku telah memaafkan perbuatan Watoni. Namun, dia enggan mencabut laporan seperti yang dikehendaki pelaku. Sebab, hukum sudah berjalan dan dia masih menantikan instruksi lebih lanjut dari pimpinannya.
Kepadanya, ungkapnya, Watoni juga mengaku tengah kesal kepada penumpangnya yang dia bawa sehingga melakukan tindakan yang tak terpuji kepadanya. Dia membenarkan jika saat itu pelaku memaki, meludahi, dan menginjak kakinya dengan roda mobil setelah ditilang karena melanggar sistem ganjil-genap.
"Alasannya kesal sama penumpang dia saja, tapi saya tak banyak tanya sama dia kesel kenapa. Dia ini taksi online dan bawa penumpang saat itu. Sekarang kaki sudah sehat, sudah bisa dinas dari kemarin, tak ada lagi rasa sakit karena mungkin kemarin itu beberapa hari memar," katanya.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Aris Supriyono mengatakan, polisi telah melakukan penangkapan terhadap pelaku yang diketahui bernama Watoni. Namun, dia belum bisa membeberkan kronologis penangkapan serta hasil pemeriksaan terhadap pelaku.
Sebabnya, kata dia, kasus tersebut nanti akan dilakukan ekspose kepada media. "Sudah ditangkap, tapi nanti dirilis ya, nanti saya sampaikan," ujarnya ada wartawan, Kamis (12/4/2018)
Sementara itu, usai penangkapan, Watoni dan Hermansyah sempat dipertemukan oleh penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya saat menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) tambahan.
Hermansyah menyebutkan, Watoni telah meminta maaf kepada dirinya sembari menangis dan beberapa kali menjabat serta mencium tangannya agar dimaafkan dan meminta agar mencabut laporan. (Baca: Kesal Ditilang, Pengendara Mobil Ludahi dan Lindas Kaki Polisi )
"Ngobrol sebentar, dia minta maaf dan meminta saya cabut berkas itu permintaan dia, dia mengakui kesalahan dia. Kalau dari matanya sempat berlinang juga sambil pegang-pegang tangan saya juga," tuturnya.
Dengan lapang dada, Hermansyah secara pribadi mengaku telah memaafkan perbuatan Watoni. Namun, dia enggan mencabut laporan seperti yang dikehendaki pelaku. Sebab, hukum sudah berjalan dan dia masih menantikan instruksi lebih lanjut dari pimpinannya.
Kepadanya, ungkapnya, Watoni juga mengaku tengah kesal kepada penumpangnya yang dia bawa sehingga melakukan tindakan yang tak terpuji kepadanya. Dia membenarkan jika saat itu pelaku memaki, meludahi, dan menginjak kakinya dengan roda mobil setelah ditilang karena melanggar sistem ganjil-genap.
"Alasannya kesal sama penumpang dia saja, tapi saya tak banyak tanya sama dia kesel kenapa. Dia ini taksi online dan bawa penumpang saat itu. Sekarang kaki sudah sehat, sudah bisa dinas dari kemarin, tak ada lagi rasa sakit karena mungkin kemarin itu beberapa hari memar," katanya.
(ysw)