Kaum Ibu Dilarang Matre saat Pilkada

Rabu, 11 April 2018 - 17:40 WIB
Kaum Ibu Dilarang Matre...
Kaum Ibu Dilarang Matre saat Pilkada
A A A
DEMAK - Calon pemilih dalam kontestasi Pilgub Jawa tengah (Jateng) 2018 diminta tak mudah menerima iming-iming dan janji kampanye. Warga diharapkan menjadi pemilih cerdas, meski tim sukses memberkan sejumlah uang untuk memilih calon tertentu.

“Biasanya, emak-emak itu nyoblos karena nyari yang ganteng. Jika tidak biasanya milih yang memberi uang. Jangan matre, jangan asal ada uang main coblos saja,” kata Ketua Komunitas Rumah Kita (Koruki) Demak, Kusfitria Martyasih, saat sosialisasi Pilgub Jateng kepada ibu-ibu, Rabu (11/4/2018).

Dia berharap dengan sosialisasi tersebut bisa membuka wacana ibu-ibu rumah tangga untuk mengetahui visi dan misi masing-masing pasangan calon. Menurutnya, masih cukup waktu untuk mengenal para calon dan mempelajari program kerjanya.

“Dengan sosialisasi ini, semoga saja bisa membuka hati dan nurani mereka untuk memilih pemimpin yang baik. Tidak seperti membeli kucing dalam karung. Pelajari, kenali dulu masing-masing calon. Jangan golput dan jangan matre," tegasnya.

Komisioner KPU Demak, Hastin Atas Asih, yang turut hadir dalam kegiatan itu, juga mengajak warga untuk menjadi pemilih cerdas. Selain menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni, warga juga diminta berani menolak iming-iming uang.

"Jangan asal pilih. Jadilah pemilih cerdas. Cermati dulu sebelum memilih. Jangan mudah tergoda oleh iming-iming sodakoh politik, berapa pun nominal yang diberikan oleh tim sukses pasangan calon. Nanti kita menyesal di kemudian hari. Uang Rp10.000, buat beli kerupuk sehari habis,” terangnya.

KPU Demak kian gencar melakukan sosialisasi Pilgub Jateng 2018, kepada berbagai elemen masyarakat untuk meningkatkan partisipasinya. Mengingat dua kali penyelenggaraan Pilgub Jateng, tingkat partisipasi masyarakat masih rendah, yakni di bawah 50 persen.

"Kita gencar sosialisasi Pilgub Jateng. Sudah 80 persen kita sosialisasi, merata di semua daerah pemilihan (dapil). Semoga saja dengan langkah seperti ini tingkat partisipasi masyarakat bisa meningkat," lugas perempuan berpaaras ayu itu.

Sekadar diketahui, Pilgub Jateng 2018 diikuti oleh dua pasangan calon yakni Ganjar Pranowo-Taj Yasin, yang diusung koalisi PDIP, PPP, Demokrat, dan Nasdem. Pasangan kedua adalah Sudirman Said-Ida Fauziyah yang diusung Partai Gerindra, PAN, PKS, dan PKB.
(rhs)
Berita Terkait
Pilkada Serentak 2020...
Pilkada Serentak 2020 di Sulsel Dinilai Rentan Money Politic
Waspadai Politik Uang...
Waspadai Politik Uang Jelang Pilkada Serentak
Kehadiran Lembaga Peradilan...
Kehadiran Lembaga Peradilan Pemilu Diyakini Mampu Tekan Politik Uang
Artis Justy: Anwar Hafid...
Artis Justy: Anwar Hafid Satu-satunya Cagub yang Bersih dari Politik Uang
Bobby Disebut Maju Pilgub...
Bobby Disebut Maju Pilgub Sumut karena Pengaruh Mertua, Jokowi Angkat Bicara
Maju Pilgub Maluku,...
Maju Pilgub Maluku, Murad Ismail: Politik adalah Pengabdian
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved