Penuhi Fasum dan Fasos, Masjid Raya Suvarna Bakal Dibangun

Selasa, 10 April 2018 - 01:01 WIB
Penuhi Fasum dan Fasos,...
Penuhi Fasum dan Fasos, Masjid Raya Suvarna Bakal Dibangun
A A A
TANGERANG - Pembangunan Masjid Raya Suvarna Sutera, di Kecamatan Sindang Jaya, akan dilakukan di atas lahan seluas 1,2 hektare. Masjid ini, akan menjadi masjid termegah di kawasan itu.

Direktur Township Suvarna Sutera Seno Andhikawanto mengatakan, lahan seluas 12 ribu meter persegi atau 1,2 hektare itu disiapkan oleh pengembang perumahan.

"Ini merupakan bagian dari komitmen pengembang untuk menyediakan fasilitas umum dan fasilitas sosial dalam sarana ibadah," kata Seno kepada SINDO di Sindang Jaya, Senin 9 April 2018.

Penetapan lokasi pembagunan masjid itu, ditandai dengan kegiatan seremonial pembukaan tirai papan Iokasi, dan pemasangan patok batas area masjid raya di Ruko Terrace 8, Sindang Jaya.

"Sebagai pengembang, kami merasa bertanggung jawab untuk menyediakan sarana ibadah, sebagai perwujudan kewajiban fasilitas umum dan fasilitas sosial terhadap masyarakat," jelasnya.

Dijelaskan dia, pembangunan masjid paling cepat dilakukan tahun 2019 atau selambat-lambatnya pada tahun 2020. Mengingat, banyak hal yang diperbuat.

Kuasa Direksi PT Alam Sutera Erwin Tedjakusuma menambahkan, dipilihnya waktu 2019 awal, karena pihaknya harus menyiapkan perizinan, maket dan desain masjid, hingga persiapan fisik di lapangan.

"Kami akan mengikuti semua prosedur yang ada. Mulai dari mengajukan ijin ke Pemkab Tangerang, pengurukan tanah agar lebih padat, dan membuat desain yang dikonsultasikan ulama," kata Erwin.

Menyikapi keputusan pembangunan masjid itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moh Maesyal Rasyid berharap, pembangunan masjid bisa dipercepat. Karena akan bermanfaat bagi warga.

"Saya berharap, pembangunan masjid di area 1,2 hektare ini bisa dipercepat, karena akan berdampak luas terhadap kegiatan peribadatan umat di sekitar lokasi. Sehingga membawa manfaat," tegasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Tangerang Uwes Nawawi meminta agar pengembang tetap memperhatikan kearifan lokal di daerah itu.

"Sindang Jaya dan Pasar Kemis adalah daerah santri. Bukan berarti kami ingin diutamakan. Tetapi kearifan lokal ini harus dijaga. Sehingga, akan membawa banyak manfaat bagi umat," sambungnya.

Dirinya juga berharap, pengembang juga melengkapi masjid itu dengan lembaga pendidikan berbasis Islam. Sehingga bisa mendatangkan banyak manfaat bagi lingkungan pondok pesantren.
(mhd)
Berita Terkait
Hasil Quick Count Benyamin-Pilar...
Hasil Quick Count Benyamin-Pilar Jawara Pilkada Tangsel 2020
Diskusi Bersama Wali...
Diskusi Bersama Wali Kota se-Asia Tenggara, Arief Paparkan Program Kampung Proklim
Sidak Pasar Anyar Tangerang,...
Sidak Pasar Anyar Tangerang, Komisi IV DPRD Kota Tangerang Temukan Sejumlah Kerusakan Perlu Diperbaiki
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Soroti Efektivitas Program Hari Bebas Kendaraan ASN Setiap Jumat
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Dibatalkan Sepihak,...
Dibatalkan Sepihak, Pemenang Tender Bahan Pakaian Dinas DPRD Tangerang Akan Ajukan Gugatan
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
2 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
4 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
5 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
6 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
6 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved