Kantor KPU Dikepung Massa, Ketua Panwaslu Disandera

Kamis, 29 Maret 2018 - 14:36 WIB
Kantor KPU Dikepung...
Kantor KPU Dikepung Massa, Ketua Panwaslu Disandera
A A A
Polda Banten mempersiapkan pengamanan jalannya proses Pilkada Serentak 2018 ini. Sebanyak 985 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Sat Pol PP melaksanakan simulasi Tri Patra di Alun-Alun Kota Serang, Banten, Kamis (29/3/2018).

Simulasi tersebut juga disaksikan Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo, Danrem 064/Maulana Yusuf Kolonel CZI Budi Hariswanto, dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah.

Simulasi menggambarkan situasi pengamanan unjuk rasa dari salah satu pendukung calon wali kota dan calon wali kota Serang yang tidak terima dengan hasil penghitungan suara. Sebanyak 2 ribu orang mengepung kantor KPU.

Ratusan personel dari Brimob, Sabhara, TNI atau Satgas Tri Patra diterjunkan guna mengamankan unjuk rasa yang berujung terjadinya tindakan anarkis.

Massa yang merasa proses penghitungan suara hanya menguntungkan salah satu calon mulai membakar ban bekas, melempari petugas. Petugas pun membubarkan aksi dengan menyiramkan air hingga menembakkan gas air mata dan mengamankan provokator.

Di simulasi lainnya, petugas dari Brimob Polda Banten memperlihatkan aksi pembebasan ketua Panwaslu yang disandera oleh sekelompok orang yang tidak terima dengan hasil pilkada. Tim penjinak bom juga diterjunkan guna mensterilkan lokasi yang diduga ada benda mencurigakan.

Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, simulasi tersebut merupakan upaya untuk mempersiapkan pengamanan menghadapi rangkaian pilkada serentak tahun ini. Ada empat daerah di Banten yang menggelar pesta demokrasi. Namun, hanya ada tiga daerah yang masuk wilayah Polda Banten.

"Pesta demokrasi yang dilaksanakan secara serentak merupakan bagian yang harus kita amankan. Kita harus menjamin pilkada bisa berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Beberapa persiapan sudah dilakukan, upaya pencegahan, penegakan hukum, dan upaya lainnya," ujar Kapolda dalam amanatnya.

Menurut Sigit, simulasi ini kegiatan awal untuk melatih kesiapan, kekompakan, dan soliditas setiap anggota. Sehingga, personel nantinya dapat siaga bilamana terjadi ancaman sewaktu-waktu. "Yang harus kita waspadai bersama setelah kegiatan pilkada. Nanti kita masuk pileg, pilpres, dan eskalasi gangguan keamanan pun semakin tinggi," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Peringatan Protokol...
Peringatan Protokol Kesehatan Pilkada Ditengah Masa Pandemi Corona
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved