Hendi Awasi Pembangunan Kota Lama Semarang

Selasa, 27 Maret 2018 - 22:58 WIB
Hendi Awasi Pembangunan...
Hendi Awasi Pembangunan Kota Lama Semarang
A A A
SEMARANG - Pasca-dicoretnya Kota Tua Sawahlunto dan Kota Tua Jakarta dari daftar sementara Warisan Budaya Dunia UNESCO, Kota Lama Semarang sebagai satu-satunya lokasi yang masih masuk dalam daftar sementara Warisan Budaya Dunia Unesco, berupaya keras agar penataan kawasan tidak mengubah nilai historis yang terdapat dalam kawasan tersebut.

Tak tanggung-tanggung, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berkomitmen untuk turun tangan langsung mengawasi pembangunan Kota Lama Semarang yang sedang berjalan.

Selasa (27/3/2018), Wali Kota Semarang yang juga akrab disapa Hendi tersebut mendatangi direksi keet project revitalisasi Kota Lama yang terletak di Jalan Kp. Sleko, Kota Semarang. Di sana dirinya meneliti masterplan Kawasan Kota Lama Semarang yang dibagi dalam tiga zona.

Zona pertama terdiri dari Jalan Tawang, Merak, Garuda, Branjangan, Nuri, Cendrawasih, Kedasih, Srigunting, Sleko, Kutilang, Mpu Tantular, Kasuari, dan Merpati. Sedangkan zona dua terdiri dari Jalan Kenari, Pinggir Kali Semarang, Perkutut, Letjen Suprapto, Suari, Kepodang, Sendoro, Gelatik, serta Jurnatan. Sementara, zona ketiga terdiri dari Kolam Retensi Mberok serta Kolam Retensi Bubakan.

"Di Kota Lama kita berusaha keras mempertahankan kelestarian bangunan-bangunan cagar budaya ini dengan mengawasi sekaligus merawat bangunan-bangunan yang ada," kata Hendi.

Karena itu, Hendi meminta dukungan masyarakat dengan melaporkan apabila ada bangunan-bangunan cagar budaya yang coba dibongkar, dirusak, atau bahkan mau diganti dengan konstruksi yang berbeda dengan bentuk awalnya.

Terkait project penataan kawasan Kota Lama Semarang, Hendi optimistis pengerjaannya dapat selesai di tahun 2018 ini. Proyek yang dikerjakan dua tahun anggaran dengan nilai Rp156 miliar ini ditargetkan selesai Desember 2018. Tahun anggaran yang pertama sudah dimulai pada bulan November tahun lalu.

"Untuk itu hari ini saya cek mulai dari rencana drainase yang akan menggunakan U-ditch, kemudian juga terkait ducting untuk membebaskan Kota Lama dari kabel-kabel di atas karena akan kita tanam di bawah, dan seterusnya."
(zik)
Berita Terkait
Bahagianya Prajurit...
Bahagianya Prajurit Kodim 0733 Kota Semarang Terima Hibah Mobil dari Pemkot Semarang
Libur Natal dan Tahun...
Libur Natal dan Tahun Baru, Hendi Siap Amankan Kota Semarang
Keren! Perpaduan Musik...
Keren! Perpaduan Musik Jawa dan Tradisional Membuat Rara Kagum pada Festival Kota Lama Semarang 2025
Luncurkan KELUARGA CEMARA,...
Luncurkan KELUARGA CEMARA, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Komitmen Tuntaskan Persoalan Stunting
Catat Tanggalnya! Festival...
Catat Tanggalnya! Festival Kota Lama Semarang 2025 Hadir Lebih Meriah
Atasi Banjir, Wali Kota...
Atasi Banjir, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
10 menit yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
58 menit yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
2 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
3 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
4 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved