Operasi Keselamatan Jaya, Karyawan Swasta Paling Banyak Ditindak

Minggu, 25 Maret 2018 - 16:35 WIB
Operasi Keselamatan...
Operasi Keselamatan Jaya, Karyawan Swasta Paling Banyak Ditindak
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya sejak 5 Maret lalu menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2018 dan akan berakhir hari ini, 25 Maret 2018. Selama 19 hari pelaksanaan operasi itu, sebanyak 6.480 pelanggar telah dilakukan penindakan tegas oleh kepolisian.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Bin Gakkum), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Budiyanto menyebutkan, dari 6.480 kendaraan yang ditindak, terdapat sebanyak 2.828 pelanggar dilakukan penyitaan SIM, 3.620 pelanggar penyitaan STNK, serta 30 sepeda motor dan dua unit mobil disita. Adapun jumlah teguran kepada pengendara sebanyak 34.154 kali.

"Sejak hari pertama hingga saat ini, tiap harinya jumlah pelanggar mengalami penurunan. Seperti di hari pertama, ada 4.646 pelanggar kami tindak, baik teguran maupun tilang. Hari ke 11 semakin menurun menjadi 1.873, hari ke 19 ada 1.352 pelanggar," ujar Budiyanto kepada wartawan, Minggu (25/3/2018).

Untuk wilayah terjadinya pelanggaran, terbanyak ditemukan di Tangerang Kota, disusul Jakarta Selatan, Depok, Tangerang Selatan, dan Jakarta Pusat. Sedangkan jenis kendaraan terbanyak melakukan pelanggaran adalah sepeda motor, disusul mobil penumpang, dan mobil barang.

"Profesi pelanggar paling tinggi adalah karyawan atau swasta. Lalu pelajar atau mahasiswa, sopir pribadi, dan PNS. Sedang usia paling banyak melakukan pelanggaran di kisaran 26-30 dan 31-35 tahun," tuturnya. (Baca: Hari Ketiga Operasi Keselamatan Jaya Sebanyak 2.315 Pelanggar Ditilang)

Sementara itu, kawasan tertinggi terjadinya pelanggaran berada di pusat perbelanjaan, perkantoran, pemukiman penduduk, dan kawasan wisata. Adapun jenis pelanggarannya, paling banyak ditemukan melawan arus, melanggar rambu lalu lintas, marka jalan, surat kendaraan tidak lengkap, membawa muatan berlebih, dan mengemudi dengan tidak wajar.

"Operasi ini dilakukan untuk membuat masyarakat sadar akan pentingnya berlalu lintas secara tertib guna menghindari kecelakaan," pungkasnya. (Baca juga: 400 Hari Ganjil Genap di Sudirman-Thamrin, 14.324 Kendaraan Ditindak)
(thm)
Berita Terkait
3 Jalan di Jakarta Paling...
3 Jalan di Jakarta Paling Banyak Pelanggaran Lalu Lintas
Catat! Ini Empat Jenis...
Catat! Ini Empat Jenis Pelanggaran Lalu Lintas Jalan Tol
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Perbaikan Lampu Lalu...
Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI
Bandel, Satlantas Polresta...
Bandel, Satlantas Polresta Barelang Tertibkan Beberapa Truk Bawa Pasir
Kreatif tapi Kriminal!...
Kreatif tapi Kriminal! Modus Copot Pelat Nomor Belakang Biar Lolos ETLE Bikin Polisi Geram
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
18 menit yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
2 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
3 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
3 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
4 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
4 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved