Orang Tua Jangan Manjakan Anak dengan Fasilitas Berlebih

Selasa, 20 Maret 2018 - 00:01 WIB
Orang Tua Jangan Manjakan...
Orang Tua Jangan Manjakan Anak dengan Fasilitas Berlebih
A A A
SEMARANG - Para orang tua saat ini zaman now tidak jarang memanjakan anak-anaknya dengan memberikan beragam fasilitas lebih dalam memenuhi kebutuhan sekolah. Padahal cara tersebut bisa berdampak kurang baik dalam pembentukan karakter anak.

“Selama ini, saya melihat anak-anak lebih dimanjakan orang tuanya dengan memberikan fasilitas lebih termasuk saat di sekolah. Hal ini justru akan menjadikan karakter si anak menjadi lembek,” ujar anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Yudi Indras Windarto, dalam diskusi Prime Topic MNC Trijaya bertema 'Mendidik dan Membentuk Karakter" yang digelar di Hotel Quest, Semarang, Jawa Tengah, Senin (19/3/2018).

Dia mengaku heran melihat seringkali anak menerima perlakukan keras dari gurunya di sekolah. Kasus kekerasan itupun berujung pada penanganan polisi hingga pengadilan. “Tentu hal itu menunjukkan bahwa orang tua lupa atau tidak memberi nilai semangat juang dan tangguh pada anaknya di sekolah," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Dewan Pendidikan Jawa Tengah, Ngasbun Edgar, menekankan perlunya menyiapkan generasi berikutnya dalam proses pendidikan. Namun dia menilai apabila proses pendidikan yang telah disiapkan, dalam aplikasinya seringkali berbenturan dengan disharmoni.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, dibutuhkan pemahaman bersama dan penguatan institusi sekolah. "Perlu melakukan pemahaman bersama agar tidak terbentur disharmoni. Oleh sebab itu, sekolah sudah seharusnya menjadi institusi yang kuat dan tidak boleh terombang-ambing," tukas Ngasbun.

Dia berharap kepada Dinas Pendidikan untuk membuat aturan atau batasan dalam mengambil keputusan terkait penyelesaian kasus di SMA/SMK. “Secara keseluruhan saya berharap Disdik akan membuat aturan atau batasan dalam mengambil keputusan kasus di SMA/SMK dan tentunya sesuai koridor yang berlaku. Kami juga berharap pihak Disdik melakukan pengawasan sesuai dengan ukuran dalam memperhatikan pendidikan,” imbuhnya.

Kasi Kurikulum SMK Disdikbud Provinsi Jawa Tengah, Hari Mulyanto menyadari bahwa karakter merupakan kebutuhan. Dia juga berharap pendidikan karakter bisa lebih utama "Namun, pendidikan yang diutamakan sekarang ini adalah value. Padahal pendidikan itu yang diutamakan adalah ketangguhan, daya juang. Bukan value," pungkas Hari.
(thm)
Berita Terkait
Ini Cara Mudah Memahami...
Ini Cara Mudah Memahami Minat dan Bakat Anak
Memasuki Era Normal...
Memasuki Era Normal Baru, Keselamatan Anak Harus Diutamakan
iKonic Indonesia Bantu...
iKonic Indonesia Bantu SOS Children’s Villages Lawan COVID-19
PAUD Bantu Stimulasi...
PAUD Bantu Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Membentuk Karakter Anak...
Membentuk Karakter Anak Hebat Melalui Festival Generasi Emas
Program Inovasi Mampu...
Program Inovasi Mampu Mendorong Kreativitas Pembelajaran Siswa
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
1 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
2 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
3 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
3 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
3 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved