Kunjungi Kapal Green Peace Menteri Susi Minta Pemda dan Warga Jaga Laut

Minggu, 18 Maret 2018 - 02:30 WIB
Kunjungi Kapal Green...
Kunjungi Kapal Green Peace Menteri Susi Minta Pemda dan Warga Jaga Laut
A A A
SORONG - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama rombongan, Sabtu (17/3/2018) siang, mengunjungi kapal milik kelompok pencinta alam Internasional Green Peace, Rainbow Warrior yang berlabuh di Perairan Kota Sorong, Papua Barat. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Susi dijamu diatas kapal sambil berdialog dengan perwakilan Green Peace.

Menuju kapal Rainbow Warrior, Menteri Susi dan rombongan menumpang Life Boat milik Lantamal XIV Sorong. Setiba di kapal tersebut, Menteri Susi disambut Nahkoda Kapal Rainbow Warrior, Hettie Geenen, bersama Crew Rainbow Warrior. Diatas kapal Menteri Susi berkesempatan, melihat dari dekat suasana kokpit ruang kemudi kapal dan melakukan dialog dengan kru kapal pencinta alam internasional tersebut.

Selain melihat kondisi kapal, Menteri Susi bersama perwakilan Greenpeace, menggelar kampanye, untuk menjaga terumbu karang di sleuruh Indonesia, dengan membentangkan spanduk berwarna kuning, yang bertuliskan “SAVE REEF MORE FISH”

Selain itu Menteri Susi berkesempatan melakukan dialog dengan perwakilan Green Peace tentang kampanye Penyelamatan Lingkungan yang terus dilakukan Pemerintah dan Masyarakat Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Susi meminta kepada Pemerintah Daerah dan warga masyarakat Papua untuk dapat menjaga dan melestarikan kelestarian terumbu karang di daerahnya masing-masing.

Sementara itu Kementrerian Kelautan dan Perikanan, akan membantu dengan penguatan kebijakan yang tentunya berpihak kepada warga masyarakat pesisir. Menteri Susi juga menegaskan kapal-kapal illegal Fishing yang sudah ditangkap oleh pemerintah, karena melakukan aktiftas ilegal fishing, tidak boleh lagi melaut di perairan Indonesia.

“Yang paling bisa dan bertanggung jawab dalm menjaga keutuhan coaral reef Papua ini adalah masyarakat dan pemerintahan Papua. Kami di Jakarta membantu dengan policy dan support yang tentunya maksimum yang bisa kita berikan. Tetapi tentunya tetap yang paing bisa menjaga dan bertanggung jawab masyarakat dan pemerintah Papua. Jangan sampai kapal-kapal troll yang sudah saya berhentikan bisa malaut lagi di laut Papua, kalau itu terjadi ya laut masa depan bangsa tidak akan terjadi karena troll akan menghabiskan dan merusak seluruh terumbu karang maupun gulma-gulma,” tegas Susi dihadapan awak media diatas kapal Raibow Warrior.

Terkait kapal-kapal ilegal fishing jenis troll yang ditangkap pemerintah dan dihentikan pengoperasiannya di wilayah Indonesia, Menteri Susi mengatakan, kapal-kapal tersebut tidak boleh lagi beroperasi atau dioperasikan di wilayah ini.

Menurutnya, banyak pejabat di Jakarta, pejabat-pejabat Papua yang berada di Jakarta, yang meminta kapal-kapal tersebut, kembali dijalankan atau dioperasikan di wilayah Papua, dan diberikan kepada nelayan lokal. Menurut Susi, hal tersebut sangatlah tidak mungkin di lakukan Pemerintah, mengingat kapal – kapal tersebut, telah merusak wilayah laut di Indonesia.

“Kapal-kapal yang sudah berhenti tidak boleh jalan lagi untuk menangkap ikan, kalau troll diperbolehkan di Papua Barat sini, anda berhenti untuk massa depan itu dan pasti tidak akan ada, karang juga habis, turis juga tidak akan datang lagi. Memberhentikan tidak mudah, anda tinggal menjaganya,”tegas Susi

Menteri Susi, berharap peran media massa untuk mengawal setiap keptusan pemerintah, tersebut, agar perlindungan konservasi laut di Papua Barat tetap terjaga dengan baik, demi massa depan anak cucu masyarakat di Papua Barat.

“Media itu yang bisa ngawasi, karena katanya tadi ibu wali kota cerita, banyak pejabat dari Jakarta, pejabat-pejabat Papua yang di Jakarta itu minta untuk kapal itu dibeli atau dibawa, mau di jalankan lagi dimana tidak tahu. Nah ini jangan sampai terjadi, anda tidak bisa menghentikan, saya sudah hentikan, dan tolong jaga, masa jaga saja tidak bisa, kalau tidak bisa jaga yah Papua hilang, yah sudah, tapi kalau anda punya rasa sayang yah jaga, itu saja pesan saya,“ tandasnya.

Usai melaksanakan kampanye untuk menjaga terumbu karang di Kota Sorong/Kapal Green Peace Rainbow Warrior akan menuju Raja Ampat. Dimana dalam tour ke Raja Ampat, Penggiat Pencinta Alam akan melakukan serangkaian kegiatan kampanye pelestarian lingkungan di Kabupaten Pulau Bahari tersebut.
(sms)
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Ekspor Meningkat, Neraca...
Ekspor Meningkat, Neraca Perdagangan Hasil Perikanan Naik 10,5 %
Menteri Edhy Lepas Ekspor...
Menteri Edhy Lepas Ekspor 53,5 Ton Rumput Laut Spinosium ke Vietnam
KKP Ajak Warga Kepulauan...
KKP Ajak Warga Kepulauan Seribu Budidaya Rumput Laut
Penjualan Ikan Tidak...
Penjualan Ikan Tidak Terpengaruh Pandemi Corona
KKP Dorong Harmonisasi...
KKP Dorong Harmonisasi Perikanan Berkelanjutan Regional Asia Tenggara
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
3 menit yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
12 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
1 jam yang lalu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
1 jam yang lalu
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
1 jam yang lalu
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
1 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved