Kasus Skimming, Polda Metro Kejar Semua Pelaku Sampai Tuntas

Sabtu, 17 Maret 2018 - 16:31 WIB
Kasus Skimming, Polda...
Kasus Skimming, Polda Metro Kejar Semua Pelaku Sampai Tuntas
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya berkeyakinan masih ada pelaku lain dalam kasus pencurian dana nasabah bank melalui pemasangan alat skimming di berbagai mesin ATM. Sejauh ini polisi baru meringkus lima pelaku.

Adapun kelima pelaku, empat orang diantaranya berasal dari Rumania dan Hungaria, yakni Caitanovici Andrean Stepan, Raul Kalai alias Lucian Meagu, Ionel Robert Lupu, Ferenc Hugyec. Sedangkan satu lagi WNI bernama Milah Karmilah.

"Saat ini tim masih bergerak guna pengembangan, karena diduga masih ada pelaku lainnya," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta kepada wartawan, Sabtu (17/3/2018).

Nico mengungkapkan, kelima pelaku berhasil ditangkap berkat kerja sama antara tim Ditreskrimum dan Ditreskrimsus. "Saat ini tim masih di lapangan untuk melakukan pengembangan, semoga besok ada lagi pelaku (skimming) yang ditangkap," katanya. (Baca: 64 Bank di Dalam dan Luar Negeri Korban Komplotan Skimming)

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebutkan, aksi pelaku terungkap setelah adanya laporan dari pihak bank. Pihak bank menyebutkan ada nasabah yang rekeningnya berkurang meski tidak digunakan bertransaksi.

Pihak bank kemudian melakukan pengecekan. Setelah itu melaporkannya ke Polda Metro Jaya. Dengan adanya laporan itu, Polda Metro Jaya menurunkan tim untuk mengungkap pelakunya.

Di Indonesia, selama ini pelaku diketahui beraksi di tiga kota besar, yakni Bali, Yogyakarta, dan Jakarta. Di kota-kota itu mereka menempel alat skimming di berbagai ATM yang lokasinya sepi untuk memperoleh data nasabah.

Argo mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati di dalam bertransaksi melalui ATM. Argo pun memastikan polisi bakal mengejar para pelaku sampai dapat. (Baca juga: Lima Cara Menghindari Pembobolan Kartu ATM )

"Jangan sampai negara kita dijajah para pelaku kejahatan, warga negara asing yang melakukan tindak pidana di Indonesia. Kami akan melakukan penangkapan dan penyidikan sampai semua pelaku ditangkap," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Heboh Pencurian Uang...
Heboh Pencurian Uang di Tabungan, Nasabah Datangi Kantor Bank di Kendari
Peretasan Mata Uang...
Peretasan Mata Uang Kripto Makin Marak, Dana SAFU Diperkuat
Uang Nasabah Diduga...
Uang Nasabah Diduga Hilang, BRI Jelaskan Duduk Perkaranya
Tertipu Investasi Kripto...
Tertipu Investasi Kripto Squid Game, Tabungan Orang Ini Amblas Ratusan Juta
Pendiri Kripto Squid...
Pendiri Kripto Squid Game Minggat, Bawa Kabur Duit Nasabah Miliaran Rupiah
Rusia Diet Energi, Penambang...
Rusia Diet Energi, Penambang Crypto Dilarang Mulai 1 Januari 2025
Berita Terkini
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
19 menit yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
29 menit yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
1 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
2 jam yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
3 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
3 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved