Sukseskan Asian Games 2018, Kabupaten OKI Komit Cegah Karhutla di Sumsel

Rabu, 14 Maret 2018 - 16:52 WIB
Sukseskan Asian Games...
Sukseskan Asian Games 2018, Kabupaten OKI Komit Cegah Karhutla di Sumsel
A A A
KAYUAGUNG - Sejumlah pihak salah satunya pemangku kebijakan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) sepakat mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2018.

Hal itu dilakukan sebagai upaya agar kejadian kebakaran hutan di Sumsel seperti tahun 2015 lalu tidak terulang lagi, sehingga pesta olahraga Asian Games di Palembang dapat berjalan sukses.

Kesepakatan itu dilakukan dengan penandatanganan komitmen siaga Karhutla oleh Kapolda Sumsel, Forkopimda, BPBD, Manggala Agni dan lebih dari 19 perusahaan perkebunan yang ada di Kabupaten OKI.

"Pencegahan Karhutla ini perintah langsung bapak presiden bahwa kita harus siaga karhutla. Apa lagi, bangsa kita akan menjadi tuan rumah Asian Games," ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memimpin apel siaga Karhutla yang digelar oleh PT Sampoerna Agro di Kebun Gading Cempaka Desa Kayulabu, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten OKI, Rabu (13/3/2018).

Berdasarkan prediksi BMKG, sambung Zulkarnain, Indonesia akan mengalami musim kemarau pada bulan Juni sampai September 2018, mendatang. Untuk itu, semua pihak harus siaga untuk mengantisipasi terjadinya karhutla.

"Meski curah hujan saat ini masih tergolong tinggi, kesiapsiagaan tetap perlu ditingkatkan. Saya minta kepada jajaran TNI/Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk siap siaga mencegah karhutla," ungkapnya.

Sementara itu PLT Bupati OKI, HM Rifai mengungkapkan, bencana karhutla tahun 2015 menjadi pelajaran penting bagi masyarakat di Kabupaten OKI. "Bencana tahun 2015 menjadi pelajaran bagi kita semua. Untuk itu, setiap tahun kita harus waspada lebih dini dengan menetapkan status siaga karhutla. Hasilnya tahun 2016 dan 2017 kita terhindar dari bencana karhutla," terangnya.

Chief Operating Operation (COO) PT Sampoerna Agro, Parluhutan Sitohang, pihaknya juga turut memberikan perhatian serius agar karhutla tidak terjadi lagi di Sumsel.

Dimana selain meningkatkan sarana peralatan internal, pihaknya juga terus melakukan pembinaan keberlanjutan terhadap Kelompok Tani Peduli Api (KTPA). "Sejak 2016 kami telah membina 500 kader KTPA dari 53 desa di 15 Kecamatan yang berada diwilayah operasional. Ini bagian upaya pencegahan selain kesiagaan dari internal perusahaan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
14 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved