60 KK Dambakan Pembangunan Jembatan

Jum'at, 09 Maret 2018 - 07:00 WIB
60 KK Dambakan Pembangunan...
60 KK Dambakan Pembangunan Jembatan
A A A
TELUK BINTAN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau belum menganggarkan rehabilitasi jembatan kayu Kampung Belak, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan.

Kepala Dinas PUPR Bintan, Juni Rianto mengatakan, pihaknya untuk tahun ini belum menganggarkan pembangunan jembatan Kampung Belak, karena keterbatasan anggaran. "Kita berharap bisa dianggarkan tahun depan. Untuk tahun ini belum," kata Juni, di Bandar Seri Bentan, Kamis (8/3/2018).

Begitu juga untuk semenisasi jalannya sepanjang 2 kilometer (km) juga belum bisa dilaksanakan tahun ini. "Tahun ini belum. Semoga bisa tahun depan," tambahnya.

Ketua DPRD Bintan Nesar Ahmad, yang merupakan anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) II meliputi Kecamatan Teluk Bintan, Teluk Sebong, Gunung Kijang dan Toapaya, membenarkan, pembangunan jembatan tersebut sangat urgen.

"Sangat penting untuk segera dibangun. Tetapi mau bagaimana lagi, memang belum dianggarkan," kata Nesar.

Nesar berjanji akan mengupayakan pembangunannya tahun ini melalui penganggaran APBD-P Bintan. "Saya akan mengusulkan ke Pemkab Bintan di APBD-P nanti," janji Nesar.

Perkiraannya, pembangunan jembatannya sepanjang 30 meter lebar 7 meter, agar bisa dilalui kendaraan roda empat. Jalannya dengan panjang 2 kilo meter, lebar 7 meter. Dan jembatannya panjang 30 meter lebar 7 meter.

"Perkiraan saya anggarannya sekitar Rp3-4 miliar," ujar Ketua DPD II Partai Golkar Bintan ini.

Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) di RT 06 RW 03 Kampung Belak, Desa Penaga Kecamatan Teluk Bintan meminta pemerintah membangun jembatan dan semenisasi jalan sepanjang 2 kilo meter yang selama ini merupakan tanah merah.

Yoga, salah seorang warga mengatakan, warga sudah sering kali mengutarakan keluhan tentang jembatan dan jalan tanah merah tersebut, bahkan hal itu sudah mereka usulkan sejak tahun 2005, juga melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat desa maupun kecamatan, namun hingga saat ini belum juga ada tanggapan.

"Saat ini dengan jembatan kayu yang dibangun swadaya, panjang 25 meter, lebar 1,5 meter, hanya bisa dilewati sepeda motor. Kendaraan roda empat tidak bisa lewat," kata Yoga, di Kampung Belak.

Jembatan kayu tersebut, katanya, merupakan satu-satunya akses masuk ke Kampung Belak, merupakan fasilitas vital warga dan anak-anak sekolah untuk sampai ke sekolah. Untuk mengangkut material bangunan, warga harus mengangkut dengan sepeda motor, karena mobil tidak bisa melewati jembatan.

"Kalau air laut sedang pasang tinggi jembatan juga tidak bisa dilalui, dikarenakan air yang tergenang hingga menutupi badan jembatan," tambahnya.

Razali, warga lainnya mengatakan, tahun 2012 pemerintah pernah menjanjikan pembangunan jembatan. Akan tetapi rencana itu tidak terealisasi dengan alasan dana pembangunan jembatan telah dialihkan untuk membantu korban bencana alam di Pulau Jawa.
(rhs)
Berita Terkait
Wamen ATR/BPN Serahkan...
Wamen ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah Pembangunan Jembatan Batam-Bintan
Akses Kijang - Toapaya...
Akses Kijang - Toapaya Putus Lantaran Jalan Tirta Madu Longsor
2 Pelaku Pungli di Jembatan...
2 Pelaku Pungli di Jembatan 1 Barelang Ditangkap Unit Reskrim Polsek Sagulung
Rakorgub se-Sumatera...
Rakorgub se-Sumatera 2022 Digelar, Ini Lima Fokus Pembahasannya
Pertashop Mulai Merambah...
Pertashop Mulai Merambah ke Kepulauan Riau
Kepengurusan MCMI Kepulauan...
Kepengurusan MCMI Kepulauan Riau Resmi Dilantik
Berita Terkini
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
7 menit yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
1 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
3 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
11 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
11 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
12 jam yang lalu
Infografis
Progres Pembangunan...
Progres Pembangunan MRT Fase 2A Bundaran HI-Kota Capai 33,36%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved