Terakhir Sekolah, Siswi Korban Longsor Sempat Serahkan Tugas

Selasa, 06 Maret 2018 - 15:08 WIB
Terakhir Sekolah, Siswi...
Terakhir Sekolah, Siswi Korban Longsor Sempat Serahkan Tugas
A A A
Maut memang tidak dapat diprediksi kapan akan datang menjemput. Bahkan di tempat yang dianggap aman sekali pun ketika takdir sudah ditetapkan maka maut tak bisa ditolak.

Hal itulah yang harus dialami oleh Fuja Nurbayanti (13), korban bencana tanah longsor di Kampung Bonjot RT 03/11, Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Siswa Kelas 8 C SMPN 2 Cililin ini ditemukan tewas dengan kondisi tubuh yang cukup mengenaskan. Selain mengalami luka di bagian wajah, korban juga mengalami luka di bagian dada. Saat ditemukan oleh petugas, korban sudah mengenakan seragam sekolah sehingga diduga kuat dia sudah siap akan berangkat ke sekolah.

Kepala SMPN 2 Cililin Sobirin menuturkan, di hari terakhir sekolah atau pada Sabtu (3/3/2018) korban masih terlihat ceria. Bahkan korban bersama kelompoknya sempat menyerahkan tugas PLH dan menyempatkan diri berfoto bareng dengan rekan-rekannya. "Hari Sabtu itu korban menyerahkan tugas PLH-nya. Kami semua tidak menyangka jika itu hari terakhirnya bersekolah," tuturnya.

Dia menuturkan, mengetahui korban sebagai siswa yang rajin dan semangat dalam belajar. Antusias belajarnya sangat tinggi bahkan melebihi siswa-siswa lainnya. Dia pun termasuk anak yang ramah, mudah bergaul, dan hormat baik kepada teman-temannya ataupun para guru. "Sudah pasti kami semua merasa kehilangan dan berduka cita atas musibah ini," sambungnya.

Sementara itu tetangga korban, Rahmat Supriatna (40), mengaku terakhir bertemu dengan korban Damah (40) pada Sabtu (3/3/2018). Ketika itu dirinya melintas di depan rumah korban yang sedang menyapu halaman.

Sebelum disapa, Damah memilih menyapa duluan kepadanya. Dia menilai jika Damah dan anaknya merupakan tetangga yang baik dan ramah semasa tinggal bertetangga.

Bahkan saat anaknya jatuh sakit, Rahmat mengaku Damah sempat datang ke rumahnya untuk menengok dan mendoakan anaknya cepat sembuh. "Ibu Damah itu tetangga yang baik dan tidak pernah mengeluh. Sehingga kami pasti akan selalu merindukan dan merasa kehilangannya," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Nahas! Balita Tewas...
Nahas! Balita Tewas Tertimbun Tebing Longsor saat Ikut Touring Lebaran
Tim SAR Temukan 4 Jenazah...
Tim SAR Temukan 4 Jenazah Korban Longsor di Desa Sibalanga Tapanuli Utara
3 Tewas Tertimbun Tanah...
3 Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Kabupaten Garut
9 Penambang Emas Ilegal...
9 Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Bekas Tambang Belanda
Korban Kedua Tertimbun...
Korban Kedua Tertimbun Longsor di Maros Ditemukan Tewas Terhimpit Kayu
Rumah di Purworejo Tertimbun...
Rumah di Purworejo Tertimbun Longsor, 4 Tewas
Berita Terkini
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
2 jam yang lalu
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
12 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
12 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
13 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
14 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
14 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved