Melihat Aksi Pasukan Moge Polwan Cantik Polda Jateng

Selasa, 06 Maret 2018 - 14:07 WIB
Melihat Aksi Pasukan...
Melihat Aksi Pasukan Moge Polwan Cantik Polda Jateng
A A A
SEMARANG - Paras rupawan dengan senyum menawan. Demikian adalah gambaran sekilas tentang polwan-polwan cantik yang tergabung dalam pasukan motor gede (moge) Polda Jateng.

Paras-paras bening itu nanti akan mudah ditemukan selama Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018 yang digelar Polda Jateng. Perempuan-perempuan cantik ini siap diterjunkan menembus kemacetan menggunakan moge untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Meski mengendarai moge 1600 CC dengan berat hampir satu ton, namun gadis-gadis itu tampak piawai. Mereka dengan lincah melakukan beragam manuver yang meliuk-meliuk usai mengikuti apel gelar pasukan di halaman Mapolda Jateng.

"Saya dalam operasi ini sebagai pasukan moge. Biasanya juga membawa moge untuk patroli kota seperti di Simpang Lima hingga kawasan wisata," ujar anggota Polwan Polda Jateng, Bripda Raras Bekti Hanggono Jati, Selasa (6/3/2018).

Menurutnya, saat berpatroli menembus padatnya lalu lintas kota kerap menemukan pelanggaran oleh pengendara. Meski demikian, perempuan dengan gigi gingsul itu tak memberikan tindakan langsung (tilang) melainkan dengan peringatan terlebih dahulu.

"Biasanya itu pengendara yang memboncengkan anaknya. Nah anaknya itu tidak memakai helm. Itu kan berbahaya, makanya kita beri peringatan terlebih dahulu kepada pengendara itu. Karena jika terjadi kecelakaan anaknya yang bakal bahaya," bebernya sembari mengumbar senyum manis.

Penuturan serupa disampaikan anggota pasukan moge yang lain, Bripda Anik Setyoningrum. Dia mengaku sudah terbiasa mengendarai moge menembus padatnya lalu lintas. Meski awalnya sempat kesulitan, tapi berkat latihan rutin dia kini termasuk Polwan yang andal membawa moge.

"Awalnya dulu juga sempat kesulitan, tapi kita terus latihan makanya sekarang sudah terbiasa. Memang cukup susah, karena ini beratnya 900 kilogram," ujar Anik di atas moge.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, menyatakan, Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018 digelar pada 5-25 Maret. Operasi itu untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang menelan korban sekira 4.200 jiwa setiap tahun.

"Tahun ini memang lebih pada aspek keselamatan karena aspek keselamatan indikasinya adalah korban kecelakaan lalu lintas. Di Jateng sendiri ada 4.200-an meninggal akibat kecelakaan selama satu tahun," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Aiptu Maulana Yusuf...
Aiptu Maulana Yusuf Lulus Doktor dengan Predikat Cumlaude, Bukti Dedikasi dan Prestasi di Kepolisian
Diduga Dianiaya 6 Seniornya,...
Diduga Dianiaya 6 Seniornya, Bripda Rahmat Gazali Kini Terbaring di RSUD Ternate
Begini Lanjutan Kasus...
Begini Lanjutan Kasus Polisi Tembak Polisi di Bogor
Ratusan Anggota Polres...
Ratusan Anggota Polres Metro Bekasi Lakukan Tes Urine
Dari Balik Jeruji, Polisi...
Dari Balik Jeruji, Polisi Ini Ajarkan Tahanan Mengaji dan Sumbangkan Gaji untuk Bantu Warga
Polisi Air Ini Mengajar...
Polisi Air Ini Mengajar Ekstrakulikuler dan Mengaji gratis untuk Anak-anak Nelayan
Berita Terkini
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
13 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
22 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
52 menit yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
4 jam yang lalu
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved