Tertipu Arisan Online ACN di Blitar, Sejumlah Ibu Muda Lapor Polisi

Minggu, 04 Maret 2018 - 19:43 WIB
Tertipu Arisan Online...
Tertipu Arisan Online ACN di Blitar, Sejumlah Ibu Muda Lapor Polisi
A A A
BLITAR - Sedikitnya tujuh orang ibu muda mendatangi Polres Blitar Kota. Mereka bersama sama melapor menjadi korban penipuan arisan online. Bukan hanya tidak mendapat keuntungan yang dijanjikan. Uang yang terlanjur disetorkan juga hilang. "Sesuai laporan total kerugian diperkirakan mencapai Rp329 juta," kata Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Hery Sugiono, Minggu (4/3/2018).

Iming-iming keuntungan arisan online diakui para pelapor menggiurkan. Untuk arisan uang senilai Rp20 juta yang diikuti enam orang, penerima bulan pertama hanya merogoh kocek Rp17 juta. Penerima kedua cukup membayar Rp15 juta, dan seterusnya semakin rendah.

Begitu juga dengan arisan online mobil dan motor. Para peserta tergiur dengan harga kendaraan di bawah harga pasar.

"Informasi pelapor peserta arisan online ini mencapai 120 orang. Artinya dimungkinkan masih banyak korban lain yang belum melapor," timpal Hery.

Kepada petugas korban mengaku mengenal terlapor, yakni EK (27) dari media sosial facebook. EK yang juga pengusaha toko busana di Jalan Veteran Kota Blitar, menamakan kegiatannya Arisan Che Nying Nying atau ACN.

Sebelum memutuskan langkah hukum, para pelapor sempat mencoba menemui EK. Namun karena terus dijanji-janjikan, dan EK semakin sulit ditemui, akhirnya korban memilih ranah hukum.

"Saat ini kita masih mempelajari kasusnya," ungkap Hery. Puspa Dewi (25) salah satu pelapor sudah menyetor uang Rp30 juta kepada EK.

Namun mulai arisan digelar, dirinya mengaku belum menerima keuntungan apa apa. "Bahkan uang Rp 30 juta saya tidak dikembalikan," ujarnya.

Hal senada diutarakan Wahyu Ria Notiansari (23). Tergiur mobil Honda Brio dengan harga di bawah pasaran, dirinya menyerahkan uang Rp50 juta.

Namun sejak dilaunching Oktober 2017, tidak ada satupun peserta arisan online yang mendapat roda empat seperti perjanjian.

"Harusnya Desember 2017 lalu saya sudah mendapat kendaraan roda empat. Namun kenyataanya tidak ada yang dapat. Bahkan uang tidak dikembalikan," keluhnya berharap aparat penegak hukum menuntaskan kasusnya.
(sms)
Berita Terkait
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Penipuan Investasi Marak...
Penipuan Investasi Marak Lagi
Puluhan Warga Natuna...
Puluhan Warga Natuna Tertipu Investasi Bodong, Total Kerugian Rp1 Miliar
KSP Indosurya Siap Jalankan...
KSP Indosurya Siap Jalankan Kesepakatan Damai dengan Kreditur
Mahkamah Agung Tolak...
Mahkamah Agung Tolak Kasasi Jaksa, Begini Respons Bos MeMiles
Tertipu Investasi Bodong,...
Tertipu Investasi Bodong, Warga Jelambar Jakbar Merugi Rp1 Miliar
Berita Terkini
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
12 menit yang lalu
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
18 menit yang lalu
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
29 menit yang lalu
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
30 menit yang lalu
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
44 menit yang lalu
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
1 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved