KRL Tanah Abang-Serpong yang Mati Masih dalam Perbaikan
Minggu, 04 Maret 2018 - 02:34 WIB
KRL Tanah Abang-Serpong yang Mati Masih dalam Perbaikan
A
A
A
TANGERANG - Petugas teknisi PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berusaha memperbaiki kerusakan yang terjadi pada KRL Commuter Line Tanah Abang-Serpong, yang mendadak mati.
Hingga kini, belum ditemukan tanda-tanda perbaikan itu selesai dilakukan. Sehingga, badan kereta dengan 10 gerbong itu masih berada di perlintasan wilayah Serpong.
"Masih kita perbaiki, untuk penyebabnya di bagian mana, belum bisa kita simpulkan sekarang," ungkap salah seorang teknisi, saat sedang melakukan perbaikan di lokasi matinya kereta, Minggu (4/3/2018) dini hari.
Perbaikan difokuskan pada bagian listrik pada KRL yang sebelumnya dikabarnya sempat terputus. Petugas juga memeriksa lokasi terjadinya letupan di atas kereta itu.
"Kami pasti akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan hari ini. Tetapi jika tidak memungkinkan, sementara akan kita usulkan untuk mengevakuasi kereta ini dulu," jelasnya.
Akibat adanya perbaikan dan kereta di perlintasan yang mati itu, jalur 1 yang mengarah dari Stasiun Sudimara-Serpong tidak bisa digunakan sementara.
"Tetapi arus kereta dari kedua arah tetap bisa operasional menggunakan jalur 2 secara bergantian. Jadi hanya alur 1 yang mati, jalur Sudimara-Serpong. Kalau jalur 2 nya sudah normal," pungkas pria itu.
Sebelumnya diberitakan, KRL tujuan Tanah Abang-Serpong, mendadak mati saat melintas di daerah Jalan Buntu, Kampung Ciater, Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.
Hingga kini, belum ditemukan tanda-tanda perbaikan itu selesai dilakukan. Sehingga, badan kereta dengan 10 gerbong itu masih berada di perlintasan wilayah Serpong.
"Masih kita perbaiki, untuk penyebabnya di bagian mana, belum bisa kita simpulkan sekarang," ungkap salah seorang teknisi, saat sedang melakukan perbaikan di lokasi matinya kereta, Minggu (4/3/2018) dini hari.
Perbaikan difokuskan pada bagian listrik pada KRL yang sebelumnya dikabarnya sempat terputus. Petugas juga memeriksa lokasi terjadinya letupan di atas kereta itu.
"Kami pasti akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan hari ini. Tetapi jika tidak memungkinkan, sementara akan kita usulkan untuk mengevakuasi kereta ini dulu," jelasnya.
Akibat adanya perbaikan dan kereta di perlintasan yang mati itu, jalur 1 yang mengarah dari Stasiun Sudimara-Serpong tidak bisa digunakan sementara.
"Tetapi arus kereta dari kedua arah tetap bisa operasional menggunakan jalur 2 secara bergantian. Jadi hanya alur 1 yang mati, jalur Sudimara-Serpong. Kalau jalur 2 nya sudah normal," pungkas pria itu.
Sebelumnya diberitakan, KRL tujuan Tanah Abang-Serpong, mendadak mati saat melintas di daerah Jalan Buntu, Kampung Ciater, Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.
(maf)