Soal PKL Tanah Abang, Haji Lulung: Ayo Dong Sama-sama Cari Solusi

Jum'at, 02 Maret 2018 - 08:52 WIB
Soal PKL Tanah Abang,...
Soal PKL Tanah Abang, Haji Lulung: Ayo Dong Sama-sama Cari Solusi
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung angkat bicara perihal hak interpelasi yang bakal diajukan oleh Fraksi PDIP terkait penutupan Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Haji Lulung mengatakan, kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakilnya Sandiaga Uno, yang berpihak kepada rakyat kecil, patut diapresiasi.

"Kita harus dong mendukung. Semua harusnya mendukung program pemerintah. Kalau selalu kontroversi itu hak lah ya sebagai kontrol. Tetapi harus objektiflah, inikan tidak sepanjang masa Pemprov menempatkan PKL di Jalan Jatibaru, cuma temporer," ujar Haji Lulung kepada wartawan, Jumat (3/2/2018).

Menurut Haji Lulung, lebih baik mencari solusi bersama daripada selalu saling menyalahkan. Ia mengambil contoh penataan Tanah Abang yang ramai dibicarakan masyarakat. Ia menegaskan, penutupan Jalan Jatibatu tujuannya demi menolong para PKL.

Dari kebijakan itu diharapkan berdampak pada penyerapan tenaga kerja alias terciptanya lapangan kerja baru. "Jadi, ayo, sama-sama cari solusi. Jangan kemudian mendeklarasikan bahwa pemerintah itu salah. Apa sih sasaran pemerintah menempatkan di situ. Satu, tidak ada kepastian hukum selama ini," tandasnya.

Ia menyebutkan, konsep gubernur DKI sebelumnya hanya penertiban PKL, bukan penataaan. Jika bicara penertiban saja, begitu petugas datang PKL akan pergi, tapi balik lagi begitu petugas tidak ada lagi.

"Karena tidak ada kepastian hukum dan sudah terlalu banyak PKL di situ, pemerintah (Anies-Sandi) mencari solusi, konsepnya jadi ganti dari penertiban jadi penataan," tandasnya. (Baca: DKI Akan Buka Jalan Jatibaru setelah Sky Bridge Rampung)

Tokoh masyarakat Tanah Abang itu mengajak warga Jakarta agar bisa lebih bersabar dalam melihat penataan kawasan pasar grosir terbesar se Asia Tenggara itu.

"Kita harus bersabar karena dampaknya belum bisa dilhat secara langsung. Apa nih langkah keduanya. Adalah mencari tempat yang represenatif untuk menampung PKL. Jadi jangan terburu-buru menyikapi dengan interpelasi. Ayo dong kita lihat dulu sambil cari solusi bersama," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Halau PKL, 100 Personel...
Halau PKL, 100 Personel Satpol PP Dikerahkan Berjaga di Kawasan Tanah Abang
100 Personel Satpol...
100 Personel Satpol PP-Dishub Dikerahkan Jaga Ketat Kawasan Tanah Abang
Waspada! Pencopet Barang...
Waspada! Pencopet Barang Belanjaan Pengunjung Gentayangan di Pasar Tanah Abang
Pengunjung Pasar Tanah...
Pengunjung Pasar Tanah Abang Membeludak, Lalu Lintas Macet Parah
Pasar Tanah Abang Kini...
Pasar Tanah Abang Kini Lengang dan Sepi Pembeli, Belanja Lebaran Sudah Kelar?
H-1 Lebaran, Kawasan...
H-1 Lebaran, Kawasan Pasar Tanah Abang Sepi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
7 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved