Sindir Sikap Wali Murid yang Tak Koperatif, Spanduk Sekolah Ini Viral

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:38 WIB
Sindir Sikap Wali Murid...
Sindir Sikap Wali Murid yang Tak Koperatif, Spanduk Sekolah Ini Viral
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Spanduk yang dipasang Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, menjadi viral di dunia maya. Spanduk ini sengaja dibuat dan dipasang sebulan lalu, untuk menyindir sikap wali murid yang tidak koperatif.

Tulisan di spanduk itu adalah "Info untuk siswa dan wali murid, orang yang anaknya tidak mau ditegur/dididik oleh guru SDN 2 Kubu, 1. Silakan didik sendiri, 2 Buat kelas sendiri, 3. Buat aturan sendiri, 4. Buat sekolah sendiri, 5. Buat raport dan ijazah sendiri".

Saat dikonfirmasi, Kepala SDN 2 Kubu, Ahmad Isnaini mengatakan, pemasangan itu sudah berlangsung sekitar satu bulan.
"Sudah satu bulan yang lalu dan sekarang sudah kami copot. Saya heran juga kenapa akhir-akhir ini diributkan warga di media sosial," kata Isnaini melalui sambungan telepon, Sabtu, (24/2/2018).

Isnaini mengatakan, latar belakang dibuatnya spanduk itu karena para guru kesal sekolah dilempari kotoran manusia. Kemudian para guru minta dibuatkan spanduk tersebut untuk menyindir sikap wali murid yang tidak koperatif.

"Waktu itu di sekolah kami ada masalah, dilempari orang sama kotoran manusia. Jadi guru-guru itu permintaannya minta bikinkan spanduk. Ya, saya bikinkan. Dipasang enggak lama. Paling sepuluh menit, enggak sampai sejam trus kami copot,” kata Ahmad Isnaini.

Dia menambahkan, kotoran manusia yang dilemapri itu terdapat di dua ruang kelas. Diduga, kotoran itu dilempar melalui lubang ventilasi di atas jendela. Dia tak mengetahui motif pelemparan kotoran manusia itu.

"Enggak ada masalah atau bagaimana. Apakah orang mabuk. Sampai sekarang saya enggak tahu dan tidak kami laporkan ke polisi.”

Terpisah, Kepala Desa Kubu Jarmani mengaku langsung mendatangi SDN 2 Kubu setelah ramai foto spanduk itu di media sosial. Terkait kotoran manusia itu justru warga yang membersihkannya.

"Dengan warga kita bersihkan. Bukan guru yang membersihkan. wali murid dengan pihak sekolah sempat ada masalah, tapi sudah kita selesaikan baik-baik. Kita tidak mau mengungkit, yang sudah ya sudah,” sebutnya.
(wib)
Berita Terkait
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Wapres Minta Kekerasan...
Wapres Minta Kekerasan dalam Dunia Pendidikan Dihentikan
Dukung Dunia Pendidikan,...
Dukung Dunia Pendidikan, DAIKIN Goes To School Kunjungi SMKN 29 Jakarta
Melindungi Dunia Pendidikan...
Melindungi Dunia Pendidikan dari Paham dan Gerakan Kekerasan
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
8 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved