Ini Alasan Pelaku Buang Ongky Secara Mengenaskan di Kemang
Jum'at, 23 Februari 2018 - 15:47 WIB
Ini Alasan Pelaku Buang Ongky Secara Mengenaskan di Kemang
A
A
A
JAKARTA - Alasan pelaku perampokan terhadap Ongky Muhammad (20) dan membuangnya dengan kondisi mengenaskan di Jalan Kemang Timur V, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu 21 Februari 2018 karena kesal dengan korban. Pasalnya, pelaku yang bernama Raden Pambudi (32) tidak bisa mencabuli korbannya lantaran kemaluannya tak bereaksi.
"Jadi tersangka Pambudi dan Satria ini masih saudara, hubungan om dan keponakan. Dan setelah para pelaku membuang korban, mereka pulang ke tempat masing-masing dan berkeliaran di sekitar ITC Depok," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto di Jakarta, Jumat (23/2/2018).
Berdasarkan pemeriksaan, kata Mardiaz, dua dari tiga pelaku yang suka sesama jenis adalah Pambudi. Sedangkan, Raden Satria (22), dan Rizal (17) bukan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).
Polisi, kata dia, bakal menelusuri akun Faebook bernama Gay Jakarta Selatan guna pengembangan kasus tersebut setelah polisi menyelesaikan kasus yang menimpa Ongky. Sedang pelaku, mengaku sudah kerap melakukan aksi tersebut secara berulang-ulang. (Baca: Dua dari 3 Perampok yang Buang Korbannya di Kemang Didor Polisi )
"Pelaku ini menanggapi twitt-twitt seperti itu di medsos dan mengajaknya bertemu di sebuah mal, maka itu sedang kami dalami apak ah ada korban lainnya. Pelaku sudah sering melakukan transaksi seperti ini, melakukan seksual sesama jenis dan sebelumnya berhasil," tuturnya.
"Jadi tersangka Pambudi dan Satria ini masih saudara, hubungan om dan keponakan. Dan setelah para pelaku membuang korban, mereka pulang ke tempat masing-masing dan berkeliaran di sekitar ITC Depok," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto di Jakarta, Jumat (23/2/2018).
Berdasarkan pemeriksaan, kata Mardiaz, dua dari tiga pelaku yang suka sesama jenis adalah Pambudi. Sedangkan, Raden Satria (22), dan Rizal (17) bukan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).
Polisi, kata dia, bakal menelusuri akun Faebook bernama Gay Jakarta Selatan guna pengembangan kasus tersebut setelah polisi menyelesaikan kasus yang menimpa Ongky. Sedang pelaku, mengaku sudah kerap melakukan aksi tersebut secara berulang-ulang. (Baca: Dua dari 3 Perampok yang Buang Korbannya di Kemang Didor Polisi )
"Pelaku ini menanggapi twitt-twitt seperti itu di medsos dan mengajaknya bertemu di sebuah mal, maka itu sedang kami dalami apak ah ada korban lainnya. Pelaku sudah sering melakukan transaksi seperti ini, melakukan seksual sesama jenis dan sebelumnya berhasil," tuturnya.
(mhd)