Jembatan Sapen Ambrol di Semarang, Dua Dusun Terisolir

Kamis, 22 Februari 2018 - 16:59 WIB
Jembatan Sapen Ambrol...
Jembatan Sapen Ambrol di Semarang, Dua Dusun Terisolir
A A A
SEMARANG - Jembatan Sapen, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang Kamis (22/2/2018) dini hari ambrol. Dampaknya, dua dusun di Desa Candirejo yakni Kedung Glatik dan Sapen terisolir.

Roda perekonomian dan aktivitas ratusan jiwa warga di dua dusun tersebut terganggu. Bahkan untuk pergi tempat kerja, sawah dan sekolah warga harus menyeberang sungai yang arusnya cukup deras karena akses jalan menuju daerah lain terputus.

Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, jembatan tersebut ambrol lantaran diterjang banjir bandang yang terjadi pada Kamis (22/2/2018) dini hari. Diduga, jembatan tersebut ambrol karena pondasi penyangga jembatan tidak kuat menahan derasnya arus banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang Heru Subroto menyatakan, pihaknya telah melakukan penanganan dampak yang ditimbulkan dari ambrolnya jembatan Sapen. BPBD juga telah mengirimkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

"Bantuan logistik sudah kami kirim ke Dusun Sapen dan Kedung Glatik. Kami juga melakukan pengamanan jembatan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Menurut dia, sejauh ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang belum bisa melakukan perbaikkan jembatan karena masih dalam masa pemeliharaan rekanan pelaksana pembangunan jemabatan tersebut. "Jembatan masih dalam masa pemeliharan. Sehingga kami belum bisa melakukan penanganan," ujarnya.

Sekadar informasi, jembatan Sapen dibangun pada tahun anggaran 2017 dan diresmikan Desember lalu. Pembangunan jembatan tersebut menelan anggaran APBD Pemkab Semarang 2017 sebesar Rp600 juta.

Sementara itu, hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Semarang pada Rabu (21/2/2018) malam juga mengakibatkan tebing di jalan raya Bandungan-Semarang tepatnya di daerah Dusun Ngaglik, Desa Pakopen, Bandungan longsor. Material tanah dan batu talud yang longsor menutup sebagian medan jalan. Akibatnya, arus lalulintas sempat tersendat dalam beberapa jam.

Kapolsek Bandungan Iptu M Budiyanto membenarkan peristiwa ini dan menyatakan bahwa kedua jalur ke kawasan wisata Bandungan, Kabupaten Semarang sempat tertutup oleh longsoran talud. Namun arus lalunlintas kembali normal setelah petugas kepolisian bersama warga bergotong-royong membersihkan tanah yang menutup badan jalan.

"Tebing longsor karena tergerus arus air hujan. Longsoran tanah menutup jalan dan arus lalulintas sempat ditutup untuk proses pembersihan jalan. Kini arus lalulintas sudah lancar kembali," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Jembatan di Jalan Sudirman...
Jembatan di Jalan Sudirman Pematangsiantar Terancam Ambruk, Warga Takut Melintas
Ngeri, Warga dan Anak...
Ngeri, Warga dan Anak Sekolah Bertaruh Nyawa Melintasi Jembatan Ini
Jembatan Roboh, Lima...
Jembatan Roboh, Lima Pekerja Tertimpa Besi dan Satu Tewas
Jembatan MA Salmun Retak,...
Jembatan MA Salmun Retak, Pemkot Bogor Lakukan Rekayasa Lalin
Sudah Lapuk, Jembatan...
Sudah Lapuk, Jembatan Penghubung 4 Dusun di Sukabumi Ini Belum Juga Diperbaiki
Diguyur Hujan Deras,...
Diguyur Hujan Deras, Dinding Jembatan Karangmojo Terancam Ambruk
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
7 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
9 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
11 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved