Massa Bakar 8 Kapal Pukat di Perairan Belawan

Senin, 19 Februari 2018 - 20:45 WIB
Massa Bakar 8 Kapal...
Massa Bakar 8 Kapal Pukat di Perairan Belawan
A A A
MEDAN - Massa membakar sedikitnya 8 unit kapal penangkap ikan pukat gerandong atau pukat teri tarik dua di kawasan Perairan Gabion Belawan, Medan, Sumatera Utara, Senin (19/2/2018).

Informasi yang dihimpun di Pelabuhan Gabion Belawan, tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa yang terjadi pukul 06.30 WIB tersebut. Namun, aksi pembakaran tersebut, dilakukan sekelompok orang. Aksi ini terjadi saat sejumlah nelayan melihat beberapa kapal pukat teri tarik dua berlayar menuju laut lepas untuk menjaring ikan.

Tiba-tiba puluhan massa menggunakan sejumlah perahu berukuran kecil menghadang kapal ikan pukat gerandong tersebut dan meminta agar kembali ke tangkahan, karena mereka mengunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan dan dilarang oleh pemerintah. Permintaan itu tak dihiraukan nelayan kapal pukat gerandong, hingga massa mendekati kapal.

Massa kemudian memaksa nelayan pukat gerandong turun dari kapal dan mengevakuasi mereka. Tanpa dikomando, massa kemudian membakar sedikitnya 8 unit kapal atau 4 pasang kapal ikan pukat gerandong.

Mendapat laporan adanya kejadian itu, petugas Ditpolairda Sumut di Belawan turun ke lokasi kejadian dan membubarkan massa sebagai langkah awal untuk mencegah meluasnya tindakan massa lainnya.

Ditpolairda Sumut di Belawan, Kombes Pol Sjamsul Badhar melalui Kasubdit Gakkum, Kompol Jhoni Sitompul membenarkan adanya kejadian itu dan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas peristiwa pembakaran tersebut. "Sesuai data yang diperoleh dari lokasi kejadian sedikitnya ada 8 atau 4 pasang kapal pukat gerandong yang dibakar oleh massa," ujar Jhoni kepada wartawan.

Jhoni mengaku pihaknya belum menetapkan tersangka terkait kejadian pembakaran 8 kapal pukat gerandong tersebut. Menurut pihak Ditpolairdasu, pukat gerandong atau tarik dua merupakan salah satu alat tangkap yang dilarang saat ini. Untuk mengantisipasi terjadinya keributan susulan, petugas kepolisian dibantu petugas keamanan laut berjaga-jaga dan berpatroli di sekitar lokasi kejadian.
(rhs)
Berita Terkait
Perkuat Pemantauan Kapal...
Perkuat Pemantauan Kapal Perikanan, KKP Luncurkan SALMON
KKP Kukuhkan 71 Petugas...
KKP Kukuhkan 71 Petugas Pemeriksa Kelaikan Kapal Perikanan
KKP Sebut Jumlah Kapal...
KKP Sebut Jumlah Kapal Asing yang Masuk Perairan Indonesia Meningkat
Cegah Kapal Asing Pencuri...
Cegah Kapal Asing Pencuri Ikan, KKP Dipersenjatai 200 Senapan Buatan Pindad
Luar Biasa, Kapal Hiu...
Luar Biasa, Kapal Hiu Macan 01 Menangkap 1.001 Kapal Pelaku Illegal Fishing
Buru Kapal Asing Pencuri...
Buru Kapal Asing Pencuri Ikan Jadi Prioritas, Edhy Prabowo: Jaga Setiap Jengkal
Berita Terkini
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
17 menit yang lalu
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
1 jam yang lalu
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
2 jam yang lalu
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
3 jam yang lalu
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
4 jam yang lalu
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved