Polisi Dalami Keterlibatan Putri Elvy Sukaesih Terkait Peredaran Narkoba
Minggu, 18 Februari 2018 - 20:43 WIB
Polisi Dalami Keterlibatan Putri Elvy Sukaesih Terkait Peredaran Narkoba
A
A
A
JAKARTA - Penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan keterlibatan Dhawiya putri dari Elvy Sukaesih dengan peredaran narkoba yang melibatkan Muhamad tunangannya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Muhammad memang sudah masuk dalam target. Kabarnya, dia merupakan pengedar kelas kakap yang biasa mengedarkan n‎arkoba di kawasan Cawang.
Namun hal itu masih dalam penyelidikan polisi. "Kalau informasinya dia (Muhamad) memang itu, tapi kami masih lakukan pemeriksaan," kata Argo pada wartawan Minggu (18/2/2018).( Baca: Asyik Nyabu, Begini Kronologis Penangkapan Putri Elvy Sukaesih )
Argo melanjutkan, Muhammad dan Dhawiya memang belum mengungkapkan berapa lama dia menggunakan narkoba tersebut. Karena keterangannya masih berubah-ubah. "Sampai sekarang juga belum dapatkan, apakah sudah sering atau kapan. Semuanya belum ngomong," ujarnya.
Menurut Argo, sejauh ini memang pacar Dhawiya, Muhammad adalah orang yang kerap dititipkan untuk mencari. Namun dari mana mendapat itu, polisi belum tahu karena Muhamad selalu berbelit saat dimintai keterangannya. Maka dari itu, penyidik akan terus mendalami hal tersebut.
"Dari tersangka M belum didapatkan informasi karena berubah-ubah. Katanya ketemu bandar dengan bayar transfer. Kami cek lagi bilang cash ketemu. Jadi berubah-ubah. Kami masih dalami kembali tersangka M dan D," katanya.( Baca: Ini Alasan Anak Pedangdut Elvy Sukaesih Pakai Sabu )
Sedangkan untuk Ali Zaenal Abidin, kakak dari Dhawiya Zaidah, tidak jadi tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika yang ditangani jajaran aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. "Setelah kami lakukan pemeriksaan, kami tetapkan M sama D sama S sama C sebagai tersangka," tegasnya. Dia tidak ditetapkan sebagai tersangka lantaran pada saat kejadian ternyata tak ikut pesta sabu.
Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvin Simanjuntak menambahkan, polisi juga tidak menemukan barang bukti dari Ali. Meski begitu, yang bersangkutan ternyata positif mengonsumsi narkoba.
Hal itu diketahui setelah yang bersangkutan di tes urine. Terkait hal tersebut maka hingga kini masih diperiksa lebih lanjut guna proses hukumnya. "Semua positif. Tapi si A ini waktu ditangkap di luar. Beda kamarnya dan tidak berbuat apa-apa saat kejadian. Tapi saat tes urine positif," ucapnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Muhammad memang sudah masuk dalam target. Kabarnya, dia merupakan pengedar kelas kakap yang biasa mengedarkan n‎arkoba di kawasan Cawang.
Namun hal itu masih dalam penyelidikan polisi. "Kalau informasinya dia (Muhamad) memang itu, tapi kami masih lakukan pemeriksaan," kata Argo pada wartawan Minggu (18/2/2018).( Baca: Asyik Nyabu, Begini Kronologis Penangkapan Putri Elvy Sukaesih )
Argo melanjutkan, Muhammad dan Dhawiya memang belum mengungkapkan berapa lama dia menggunakan narkoba tersebut. Karena keterangannya masih berubah-ubah. "Sampai sekarang juga belum dapatkan, apakah sudah sering atau kapan. Semuanya belum ngomong," ujarnya.
Menurut Argo, sejauh ini memang pacar Dhawiya, Muhammad adalah orang yang kerap dititipkan untuk mencari. Namun dari mana mendapat itu, polisi belum tahu karena Muhamad selalu berbelit saat dimintai keterangannya. Maka dari itu, penyidik akan terus mendalami hal tersebut.
"Dari tersangka M belum didapatkan informasi karena berubah-ubah. Katanya ketemu bandar dengan bayar transfer. Kami cek lagi bilang cash ketemu. Jadi berubah-ubah. Kami masih dalami kembali tersangka M dan D," katanya.( Baca: Ini Alasan Anak Pedangdut Elvy Sukaesih Pakai Sabu )
Sedangkan untuk Ali Zaenal Abidin, kakak dari Dhawiya Zaidah, tidak jadi tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika yang ditangani jajaran aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. "Setelah kami lakukan pemeriksaan, kami tetapkan M sama D sama S sama C sebagai tersangka," tegasnya. Dia tidak ditetapkan sebagai tersangka lantaran pada saat kejadian ternyata tak ikut pesta sabu.
Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvin Simanjuntak menambahkan, polisi juga tidak menemukan barang bukti dari Ali. Meski begitu, yang bersangkutan ternyata positif mengonsumsi narkoba.
Hal itu diketahui setelah yang bersangkutan di tes urine. Terkait hal tersebut maka hingga kini masih diperiksa lebih lanjut guna proses hukumnya. "Semua positif. Tapi si A ini waktu ditangkap di luar. Beda kamarnya dan tidak berbuat apa-apa saat kejadian. Tapi saat tes urine positif," ucapnya.
(whb)