Kontroversi Roro Fitria Antara Kekayaan dan Narkoba

Kamis, 15 Februari 2018 - 12:13 WIB
Kontroversi Roro Fitria...
Kontroversi Roro Fitria Antara Kekayaan dan Narkoba
A A A
JAKARTA - Mendengar nama Roro Fitria, orang akan mengingat sosok artis kaya, meski namanya belum lama ini muncul di panggung hiburan Tanah Air. Nama Roro juga dikenal luas saat menjadi model majalah dewasa.

Sebagai artis pendatang baru, Roro membuat masyarakat tercengang saat dirinya mengaku punya kekayaan Rp750 miliar. Hal itu sempat diungkap kepada pengacara Hotman Paris Hutapea dalam sebuah kesempatan. (Baca: Nyabu, Artis Cantik Roro Fitria Ditangkap Polisi )

Artis kelahiran Yogyakarta, 29 Desember 1989 ini pun mengungkap hal itu di media sosial. Tulisanya itu juga untuk meyakinkan masyarakat apa yang dikatakannya itu benar.

"Nyai hanya #jujur, ketika di tanya, Nyai jawab....more or less....dan ketika Stasiun Tv meminta Nyai bawa #LuxuriesThings....yaa Nyai bawa sesuai #tema, jika tidak dibawa dikira bohong...jadi jangan bilang pamer ya....#serbasalah #nojulid #nosuudzon. Alhamdulillahirobillalamin. Matur sembah nuwun Gusti," tulis Roro di Instagram.

Soal kekayaan, Roro memang terlihat mentereng. Dia pernah bikin heboh saat memakai baju muslim bertabur Swarovski. Baju mahal itu pun sempat diperlihatkannya.

Kontroversi Roro Fitria Antara Kekayaan dan Narkoba


Tak sampai di sana, Roro kembali membuat heboh media sosial setelah mengunggah foto saat melakukan perawatan wajah dengan serum berlian. Dia juga kerap memamerkan koleksi mobil sport di media sosial.

Bukan hanya harta, masyarakat juga melirik saat dia mendapat gelar kebangsawanan. Pada 27 Juli 2017, Roro yang sebelumnya bergelar “Kanjeng Mas Ayu Nyai Roro Fitria” menjadi “Kanjeng Raden Ayu Tumenggung Nyai Roro Fitria”. Gelar tersebut diterima Roro dari Kanjeng Pangeran Hario H. Anglingkusumo.

Kontroversi Roro Fitria Antara Kekayaan dan Narkoba


Kemudian pada 28 Juli 2017, dia kembali mendapat gelar sebagai ‘Dato' Panglima Laksamana Wirha Diraja” dari kerajaan Tiworo Sulawesi.

Bahkan, Roro memperoleh gelar kebangsawanan dari negeri jiran, Malaysia, yakni dari Kesultanan Melaka dan pin kehormatan dari Masyarakat Adat Nusantara.

Kontroversi Roro Fitria Antara Kekayaan dan Narkoba


Sayang, kasus barang haram membuat Roro harus berhubungan dengan hukum. Roro ditangkap polisi terkait kepemilikan sabu seberat 2 gram pada 14 Februari 2018.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suwondo Nainggolan, mengatakan, Roro Fitria ditangkap polisi pada Rabu 15 Februari kemarin karena terlibat penyalahgunaan narkoba. "Kami amankan dia kemarin," ujar Kombes Suwondo kepada wartawan, Kamis (15/2/2018).

Model seksi itu ditangkap di rumahnya di Patio Residence, Jakarta Selatan. Dari tangan Roro Fitria, polisi mengamankan sabu. "Barang bukti yang kami amankan berupa sabu sebanyak 2 gram," katanya.

Menurut Kombes Suwondo, Roro Fitria saat ini tengah berada di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan. "Saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan," ujar Kombes Suwondo.
(ysw)
Berita Terkait
Enam Kali Pakai Narkoba,...
Enam Kali Pakai Narkoba, Hukuman 12 Tahun Penjara Menanti Ibra Azhari
Komika Fico Fachriza...
Komika Fico Fachriza Ditetapkan Tersangka, Polisi Amankan 1,45 Gram Tembakau Sintetis
Begini Tampang Ammar...
Begini Tampang Ammar Zoni Berbaju Tahanan untuk Ketiga Kalinya
Aktor Jeff Smith Kembali...
Aktor Jeff Smith Kembali Ditangkap dengan Barang Bukti Narkotika Jenis LSD
Potret Rizky Nazar,...
Potret Rizky Nazar, Aktor Tampan Pujaan Kaum Hawa yang Kembali Terjerumus Narkoba
Artis JJ Istri Ajun...
Artis JJ Istri Ajun Perwira Resmi Tersangka Narkoba
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
12 menit yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
2 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
2 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
3 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved