Tim 7 Peningkatan PAD Gresik Targetkan Raup Rp600 Miliar

Rabu, 14 Februari 2018 - 23:34 WIB
Tim 7 Peningkatan PAD...
Tim 7 Peningkatan PAD Gresik Targetkan Raup Rp600 Miliar
A A A
GRESIK - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto tidak ingin pendapatan asli daerah (PAD) stagnan setiap tahunnya. Karena itu, orang nomor satu di Gresik itu membentuk tim untuk percepatan dan peningkatan PAD.

Tim tersebut bernama Tim 7 Peningkatan PAD. Tim terdiri dari tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) yaitu Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah(BPPKAD), Bapelitbangda, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Satpol PP, Badan Lingkungan Hidup, dan Dinas Perhubungan.

Kabag Humas dan Protokol Gresik Suyono menyatakan, tim ini dibagi dalam empat kelompok dan bekerja pada empat eks wilayah kerja pembantu bupati. Tugasnya, untuk melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan guna memberikan pembinaan, pengawasan, dan penindakan pada perusahaan yang ada pada empat wilayah masing-masing.

"Empat wilayah itu meliputi Gresik, Cerme, Driyorejo, dan Sidayu," ujarnya, Rabu (14/2/2018).

Dia menjelaskan, intinya kunjungan Tim 7 Peningkatan PAD ke perusahaan untuk verifikasi perizinan yang ada pada perusahaan. Sehingga, izin seluruhnya akan diperiksa sesuai keadaan perusahaan tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Mulyanto menambahkan, beberapa tempat usaha yang bakal dikunjungi Tim 7 Peningkatan PAD yaitu industri, pengembang perumahan, klinik kesehatan, pertokoan modern, restoran, dan seluruh perusahaan yang punya punya keharusan untuk melengkapi perizinan Pemkab Gresik.

"Ada 84 jenis perizinan yang selama ini dikeluarkan Pemkab Gresik melalui kantornya," katanya.

Dia menjelaskan, Tim 7 Peningkatan PAD ini dalam seminggu ini masing-masing akan mengadakan tugas sebanyak tiga kali dan sekali tugas akan mengunjungi dua perusahaan. Kalau seminggu seluruh tim akan bisa mengunjungi 24 perusahaan, berarti selama satu bulan bisa mengunjungi 96 perusahaan.

Dengan pola itu, Mulyanto menyatakan optimistis Tim 7 Peningkatan PAD ini akan mampu mendongkrak PAD 2018 menjadi Rp600 miliar dari total PAD tahun 2017 yang hanya sebesar Rp200 miliar. "Banyak yang bisa ditingkatkan pendapatannya, misalnya saja Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Realisasi PAD Asahan...
Realisasi PAD Asahan Januari-Mei Merosot Rp4,9 Miliar
Bupati Maros Minta Kepala...
Bupati Maros Minta Kepala OPD Genjot Capaian PAD
Bupati Pangkep Dorong...
Bupati Pangkep Dorong Peningkatan PAD Lewat Pembinaan Usaha Ternak
Target Pendapatan Asli...
Target Pendapatan Asli Daerah Naik Rp129 Miliar
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Genjot Pendapatan dengan Digitalisasi
PAD Makassar Diproyeksi...
PAD Makassar Diproyeksi Capai Rp2 Triliun pada Akhir Tahun 2023
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved