Dipanggil Kemenag, Abu Tours Janji Berangkatkan 1.660 Jamaah

Jum'at, 09 Februari 2018 - 13:29 WIB
Dipanggil Kemenag, Abu...
Dipanggil Kemenag, Abu Tours Janji Berangkatkan 1.660 Jamaah
A A A
PALEMBANG - Sebanyak 7.523 jamaah Sumatera Selatan terombang-ambing dengan janji keberangkatan umrah oleh biro perjalanan haji dan umrah Abu Tours. Sebab, setelah mendaftar dan melunasi uang keberangkatan, para jamaah belum juga diberangkatkan.

Kantor Wilayah Kementerian Agama pun pada 5 Februari 2018 diketahui telah memanggil pihak Abu Tours yang berpusat di Makassar.
Hasil pertemuan itu, pihak Abu Tours berjanji dan berkomitmen memberangkatkan 1.660 jamaah pada tanggal 10 Februari 2018 ini. Sisanya akan diberangkatkan pada Ramadhan mendatang.

"Di pertemuan itu, pihak Abu Tours berjanji membuat reschedule keberangkatan baik paket yang berangkat 9, 11, dan 12 hari, serta paket promo dan reguler. Reschedule itu harusnya sudah keluar tanggal 8 Februari 2018, namun sampai kini belum ada," kata Kepala Kemenag Sumsel Alfajri Zabidi, yang juga melihat langsung penyegelan Kantor Abu Tours, Jumat (9/2/2018).

Alfajri mengungkapkan, terhitung sekitar Rp165 miliar uang jamaah Sumsel yang sudah disetor ke Abu Tours, namun hingga kini belum jelas kapan jamaah itu akan diberangkatkan.

"Jamaah umrah yang akan diberangkatkan pada 10 Februari tersebut merupakan jamaah yang seharusnya berangkat pada bulan Januari 2018 kemarin. Ini masih terus kita kejar," tuturnya.

Diketahui, Abu Tours beroperasi di Palembang sejak tahun 2014. Namun Alfajri mengaku Abu Tours tidak pernah mendaftar ke Kemenag Sumsel.

"Yang terdaftar hanya ada sembilan biro umrah asli Palembang dan 16 perwakilan dari berbagai daerah. Untuk Abu Tours, sama sekali tidak terdaftar di kita (Kemenag) dan setelah ada kasus baru Kemenag yang dilibatkan."

Permasalahan itu, kini sudah dilaporkan Kemenag Sumsel ke Pusat. Kemenag Sumsel akan meminta agar Abu Tours dicabut izinnya karena selama ini beroperasi tanpa mendaftar di Kemenag Sumsel. "Kami sangat menyayangkan adanya jamaah yang tidak berangkat, bahkan keluarga saya juga tidak berangkat," katanya.

Tidak hanya itu, sambung Alfajri, pihaknya juga akan membuka posko pengaduan di semua kabupaten dan kota, terkait dengan permasalahan ini. "Bagi masyarakat di luar Palembang, bisa melapor ke posko yang sudah disiapkan," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
10 Orang Ustaz Pembimbing...
10 Orang Ustaz Pembimbing dari BPHU Indonesia Diundang Syu'uun Diniyyah Masjid An Nabawi Madinah
Biro Perjalanan Hadirkan...
Biro Perjalanan Hadirkan Umroh Virtual, Picu Pro dan Kontra
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Berita Terkini
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
24 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
8 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
8 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
10 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
11 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Sananta Tak...
3 Alasan Sananta Tak Dipanggil Timnas Lawan Bahrain dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved