Pemkab-AP I Siapkan Warga Asli Kulonprogo Bekerja di Bandara NYIA

Senin, 05 Februari 2018 - 21:40 WIB
Pemkab-AP I Siapkan...
Pemkab-AP I Siapkan Warga Asli Kulonprogo Bekerja di Bandara NYIA
A A A
YOGYAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I (AP I) menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dari warga asli Kulonprogo untuk ditempatkan di New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang ada di Kecamatan Temon, Kulonprogo, DIY.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menyebutkan, jumlah SDM yang akan diserap untuk bekerja saat bandara NYIA beroperasi pada 2019 ditaksir mencapai 3.000 orang. Diharapkan, kebutuhan tenaga kerja yang mencapai ribuan tersebut bisa terserap dari warga sekitar lokasi.

"Estimasi AP I, bandara membutuhkan tenaga hampir 3.000 orang saat operasional. 80% adalah tenaga yang tidak harus berpendidikan tinggi, cukup lulusan SMA dan SMK. Angka pengangguran kami sekitar 8.000 orang, kalau 3.000 bisa terserap, maka hampir 40% berkurang," kata Hasto saat ditemui di Yogyakarta, Senin (5/2/2018).

Hasto menyebutkan, SDM yang dibutuhkan memiliki rentang usia dari 17 sampai 35 tahun. Untuk posisi bidang kerjanya tidak hanya ditentukan dari AP I selaku pengelola bandara, melainkan juga permintaan dari warga yang dituangkan melalui jawaban di kuisioner.

Seperti pekerjaan sebagai pramugari, menurut Hasto berasal dari permintaan warga setempat. Untuk itu, Pemkab Kulonprogo saat ini sedang melaksanakan proses rekrutmen hingga Februari 2018 untuk kelas pelatihan pramugari bagi warga sekitar.

Perlu diketahui, Pemkab Kulonprogo sudah meluluskan sejumlah angkatan pelatihan calon petugas ground handling hingga aviation security untuk ditempatkan langsung di NYIA. Dalam waktu dekat, disiapkan satu angkatan pertama pelatihan calon pramugari.

Angkatan perdana yang berjumlah 26 warga Kulonprogo itu akan mengikuti pelatihan dan ditargetkan pada Juni 2018 bisa mulai bekerja jadi pramugari di maskapai Lion Air serta Sriwijaya Air. "Kami mau tunjukkan dari Kulonprogo yang masih kampungan ini bisa ada pramugarinya loh," tutur Hasto.

Kehadiran NYIA, menurut Hasto, diperkirakan akan menekan juga angka kemiskinan di Kulonprogo hingga 10% dari total orang miskin di sana sebanyak 32.000 penduduk. NYIA pun diprediksi mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi di kabupaten tersebut lebih tinggi dibanding saat belum ada bandara.
(pur)
Berita Terkait
Profil Widodo Adi Sutjipto,...
Profil Widodo Adi Sutjipto, Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut
Komandan Lanud Adi Soemarmo...
Komandan Lanud Adi Soemarmo Menutup Pendidikan Semaba PK TNI AU A-45
Penumpang Bandara Adi...
Penumpang Bandara Adi Soemarmo Meningkat, Protokol Kesehatan Diperketat
Penerbangan Terus Meningkat,...
Penerbangan Terus Meningkat, Jam Operasional Bandara Adi Soemarmo Ditambah
Asyik! Kereta Bandara...
Asyik! Kereta Bandara Adi Soemarmo Solo Bakal Bablas Purworejo-Jogja
Pengamat Kritisi Proyek...
Pengamat Kritisi Proyek Infrastruktur Mubazir Akibat Studi Kelayakan Tak Memadai
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
6 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
6 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
7 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
9 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved