Rumah Mantan Deputi Operasi Basarnas Ditembak Orang Misterius

Minggu, 04 Februari 2018 - 20:42 WIB
Rumah Mantan Deputi...
Rumah Mantan Deputi Operasi Basarnas Ditembak Orang Misterius
A A A
DEPOK - Rumah mantan Deputi Operasi Basarnas Mayjen (Purn) TNI Tatang Zaenudin ditembak orang tak dikenal. Peristiwanya itu diketahui pada Selasa 30 Januari 2018 pukul 14.45 WIB.

Saat itu, istri Tatang sedang duduk di teras depan rumah. Tiba-tiba terdengar suara yang sangat keras dan membuat istri Tatang masuk ke dalam rumah.

Istri Tatang kaget dan meminta agar asisten rumah tangga mengecek. Setelah dicek ternyata diketahui ada bagian kaca rumahnya yang retak disertai lingkaran kecil yang diduga bekas tembakan. Istri Tatang kemudian menghubungi Tatang yang sedang ada di luar kota. Kemudian keluarga menginformasikan pada perangkat lingkungan dan keamanan.

Setelah polisi datang kemudian dilakukan penyisiran di lokasi. Dari keterangan warga, sebelum kejadian sempat ada seorang pria yang belanja di warung dekat rumah Tatang. Kemudian pria itu jalan kaki ke arah rumah Tatang. Setelah 30 menit kemudian baru pria itu meninggalkan area.

"Pria itu bukan warga sini. Belum pernah dilihat sebelumnya. Kemungkinan itu diduga adalah pelaku," kata Tatang di rumahnya Jalan Bukit Pasir, Cimanggis Depok, Minggu (4/1/2018).

Dikatakan bahwa pada saat kejadian tidak ada saksi mata yang melihat pelaku melakukan penembakan. Namun informasi dari pemilik warung, sebelum terjadi penembakan ada orang tak dikenal dengan ciri badan tegap dan memakai jaket. "Lelaki itu berbelanja di warung dan berjalan ke rumah," paparnya.

Kejadian tersebut pun langsung dilaporkan ke pihak berwenang. Penembakan ini dianggap sebagai bentuk teror yang dilakukan pihak lain dengan tujuan intimidasi. "Saat ini saya beserta keluarga telah mengalami tindakan teror tersebut," tegasnya.

Ditegaskan pula, bahwa baik dirinya atau keluarga besarnya meyakini tidak memiliki musuh atau persoalan dengan pihak lain. Ditanya soal kaitan dengan politik Pilkada Jabar, Tatang menegaskan hal itu tidak benar.

"Saya kira tidak ada alasan untuk mereka melakukan teror kepada saya karena saya sudah off dari situ. Saya melakukan kegiatan-kegiatan ya untuk bangsa dan Negara ini," ucapnya.

Dia pun meminta agar kasus ini diusut tuntas sehingga ditangkap pelaku termasuk dalang di balik insiden ini. Ditegaskannya, bahwa dirinya tidak akan pernah gentar menghadapi persoalan ini.

"Tindakan teror menggunakan senjata adalah kejahatan besar yang harus mendapat penegakan," kata Tatang.

Tatang mengingatkan, jika hal ini dibiarkan maka tindakan serupa bisa saja terjadi kembali. Tatang juga menegaskan bahwa teror yang dilakukan padanya salah alamat.

"Jika teror ini dilakukan untuk membungkam suara kami yang selalu lantang menolak ketidakadilan dan istiqomah dalam membela kebenaran maka seribu peluru pun tidak akan mampu membungkam kami," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
47 menit yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
1 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
3 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
5 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
5 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved