Hadiri Workshop SI, Sandi Sebut Guru Harus Sadar Hukum

Kamis, 01 Februari 2018 - 00:31 WIB
Hadiri Workshop SI,...
Hadiri Workshop SI, Sandi Sebut Guru Harus Sadar Hukum
A A A
JAKARTA - Fenomena tindak kekerasan ancaman dan diskriminatif dari peserta didik atau orang tua terhadap profesi guru patut diperhatikan. Pasalnya, kedudukan guru dalam sistem pendidikan nasional mempunyai peranan yang sangat strategis dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia serta menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi demi terwujudnya tatanan masyarakat yang maju, adil, makmur, dan beradab.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, guru merupak profesi yang penting dalam mencerdaskan masyarakat. Namun, dia menyayangkan, profesi guru saat ini kerap mendapatkan perlakukan yang kurang baik dari peserta didik dan orang tuanya.

"Kita sandingkan dengan pemangku kepentingan yang lain agar para guru sadar hukum dan mengerti akan hak-hak dan kewajibannya di mata hukum," kata Sandiaga setelah menghadiri acara "Workshop Perlindungan Hukum Terhadap Guru" yang diadakan oleh Syarikat Islam (SI) di Menteng, Jakarta Pusat, seperti rilis yang diterima SINDOnews Rabu 31 Januari 2018.

Sandiaga yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Ekonomi Syarikat Islam ini mengatakan, Pemprov DKI Jakarta bakal memberikan perlindungan hukum terhadap guru melalui Biro Hukum. (Baca: Sering Dimarahi, Murid Bacok 2 Guru Sampai Kritis )

"Pemprov DKI melalui Biro Hukum yang disandingkan dengan Syarikat Islam dan pemangku kepentingan lainnya. Ke depan perlu dilakukannya pelatihan-pelatihan terhadap guru yang mampu meningkatkan kompetensi," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana M Taufik Makarao mengatakan, kehadiran guru dalam proses pembelajaran tidak bisa digantikan oleh hasil teknologi modern, seperti komputer dan lainnya. Masih terlalu banyak unsur manusiawi, sikap, sistem nilai, perasaan, motivasi, kebiasaan dan lain-lain yang harus dimiliki dan dilakukan dengan perantaraan guru.

"Oleh karena itu, untuk menghasilkan pendidikan yang berkualitas pola belajar dan mengajar baru harus diberlakukan, meliputi upaya mempersiapkan siswa mengembangkan daya imajinasi serta ketrampilan intelektual, maupun aktualisasi nilai-nilai moral dan spiritual. Amat berbeda dan melebihi pola pembelajaran konvensional yang future base than text book center," tambah Guru Besar Hukum Universitas Islam As-Syafi'iyah (UIA) ini. (Baca: Dituduh Mencubit Murid, Guru Agama Dilaporkan ke Polisi )

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno, Guru Besat HTN FH UIA Zainal Arifin Hoesein, dan Wasekjen DPP Syarikat Islam Erlinda.
(mhd)
Berita Terkait
Gegara Tak Memuaskan,...
Gegara Tak Memuaskan, Oknum Guru di Baubau Cambuk Siswa SMP
Ariza: Jika Terbukti...
Ariza: Jika Terbukti Aniaya Siswa, Oknum Guru SMKN 1 Akan Disanksi
Guru Supriyani Ditahan...
Guru Supriyani Ditahan karena Dituduh Aniaya Murid, Jusuf Kalla: Peranan Guru Harus Dihormati
Keterlaluan! Guru SD...
Keterlaluan! Guru SD di Raja Ampat Aniaya Murid hingga Tak Berdaya
Video Guru Aniaya Murid...
Video Guru Aniaya Murid Viral di Media Sosial
Dulu Ditahan karena...
Dulu Ditahan karena Tuduhan Aniaya Murid, Kini Guru Supriyani Resmi Jadi PPPK
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
2 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
2 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved