ITS Rancang Medical Capture, Aplikasi Terapi Stroke dan Osteoporosis

Selasa, 30 Januari 2018 - 08:47 WIB
ITS Rancang Medical...
ITS Rancang Medical Capture, Aplikasi Terapi Stroke dan Osteoporosis
A A A
SURABAYA - Tim peneliti dari Departemen Teknik Komputer Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil merancang sebuah aplikasi inovatif untuk membantu penyembuhan pasien stroke dan osteoporosis. Langkah maju yang diyakini mampu membantu dunia medis untuk penyembuhan serangan penyakit mematikan di Indonesia.

Aplikasi yang diberi nama Medical Capture (MedCap) ini memanfaatkan sistem capture berbasis tiga dimensi (3D). Makanya, alat ini mampu memberikan manipulasi gerakan terapis ke pasien sebagai bentuk representasi penyembuhan stroke dan osteoporosis.

Tiga dosen dan satu mahasiswa yang terdiri terdiri dari Supeno Mardi Susiki Nugroho, I Ketut Eddy Purnama, Christyowidiasmoro, dan Harista Agam melakukan kolaborasi untuk menciptakan alat penyembuhan stroke dan osteoporosis ini.

Supeno Mardi Susiki Nugroho menuturkan, pihaknya bermodalkan komputer dan kamera kinect (stereovision) untuk bisa membangun sistem yang diinginkan. Timnya pun merancang sebuah aplikasi fisioterapis berbentuk 3D yang bekerja dengan menangkap gambar atau citra menggunakan dua arah sudut pandang yang berbeda.

Kamera kinect memiliki dua buah kamera utama, yaitu kamera depth dan kamera RGB. Alat itu ditambah sebuah pemancar inframerah yang mampu memaksimalkan kerja.

"Kamera depth digunakan untuk mengetahui jarak kedalaman objek dari kamera, sedangkan kamera RGB digunakan untuk mengetahui bentuk tekstur atau permukaan objek," ujar Uki, panggilan akrabnya, Senin (29/1/2018).

Ia melanjutkan, cara kerja dari MedCap mencatat gerakan dari seorang pasien fisioterapi. Gerakan tersebut disimpan dalam memori dan dimanipulasikan oleh avatar 3D. Pasien akan menirukan gerakan avatar yang tampil di monitor dengan menitikberatkan posisi gerakan dalam tiga sumbu koordinat, yaitu sumbu x, y, dan z.

"Gerakan pasien akan dinilai secara otomatis berdasarkan tingkat kesamaan, kelincahan, dan keluwesan. Itu semua akan membantu proses terapi yang dijalani," ungkapnya.

Inovasi munculnya ide MedCap, katanya, berawal dari tujuan membantu para penderita stroke dan osteoporosis untuk melakukan rehabilitasi secara mandiri. Mereka juga sekaligus mempertemukan secara tidak langsung antara fisioterapis dan pasien khususnya di daerah pedesaan yang jarang ditemukannya layanan fisioterapi.

"Jika gerakan terapis ini dilakukan secara rutin dan benar, Insya Allah akan sembuh dari penyakitnya secara perlahan," ucap Uki.

Uki juga membeberkan, pada layar monitor terdapat tiga animasi yang mudah dipahami. Animasi pertama menunjukkan gerakan fisioterapi pada tulang dan titik sendi. Animasi kedua berbentuk avatar lengkap dengan postur tubuh, dan animasi ketiga menunjukkan gerakan pasien saat berlatih.

"Sejauh ini, kamera kinect hanya mampu menangkap gerakan seseorang yang memiliki ketinggian postur tubuh antara 1,5-2 meter serta jarak optimal 2 meter dari kamera, sehingga masih perlu pengembangan lagi," kata I Ketut Eddy Purnama, ketua Departemen Teknik Komputer yang juga menjadi salah satu tim peneliti.

Pihaknya pun yakin keberadaan alat ini bisa memberikan manfaat besar bagi layanan terapis para pasien stroke dan osteoporosis. Para penderita pun tak perlu antre di rumah sakit untuk melakukan terapi. Apalagi, bagi daerah yang selama ini tak terjangkau layanan terapi di rumah sakit besar.
(zik)
Berita Terkait
Uji Coba Taksi tanpa...
Uji Coba Taksi tanpa Sopir di Tiongkok
VIDA Luncurkan Teknologi...
VIDA Luncurkan Teknologi Autentifikasi untuk Cegah Penipuan Ambil Alih Akun
MariaDB Perkuat Kehadiran...
MariaDB Perkuat Kehadiran di Indonesia, Gandeng Wahana Piranti Teknologi
Kolaborasi DTI dan Singapura,...
Kolaborasi DTI dan Singapura, Yudhistira Siap Jadi Hub AI Regional
Inovasi Digital Generasi...
Inovasi Digital Generasi Muda di Hacking Day
PT Yonyou Network Indonesia...
PT Yonyou Network Indonesia Dorong Implementasi AI di Dunia Usaha Lewat Customer Connect 2026
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
22 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
32 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
1 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved