Sudirman Said Sebut Impor Beras Bencana Ekonomi Petani

Sabtu, 20 Januari 2018 - 20:52 WIB
Sudirman Said Sebut...
Sudirman Said Sebut Impor Beras Bencana Ekonomi Petani
A A A
BREBES - Bakal calon gubernur Sudirman Said menerima banyak keluhan dari petani di Brebes Jawa Tengah. Jutaan petani menderita kerugian ekonomi yang sangat besar akibat anjloknya harga dan masuknya produk impor.

"Kami mengadu kepada Pak Dirman (Sudirman Said) sebagai calon pemimpin Jawa Tengah. Kalau nanti terpilih harus memperhatikan nasib petani," kata Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bawang Brebes, Aning Wiyono, Sabtu (20/1/2018).

Hal senada disampaikan Ketua Asosiasi Bawang Indonesia, Juwari. Dia mengatakan, terpuruknya harga bawang merah saat panen bukan kali ini saja. Meski sudah mengadu ke banyak pihak termasuk ke pemerintah pusat, namun belum ada solusi untuk menyelamatkan petani bawang dari keterpurukan harga. "Setiap musim panen kondisi seperti ini berulang. Tapi selalu tidak ada solusi yang baik untuk petani," tandasnya

Menjawab keluhan petani itu, Sudirman Said menyampaikan, saat ini dirinya belum punya wewenang untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani. Tak hanya petani bawang yang dihantam keterpurukan harga, petani padi karena menghadapi ancaman beras impor.

"Ini bencana ekonomi. Pemerintah harus turun tangan dan harus menunjukkan keberpihakannya pada petani. Sebagaimana bencana yang lainnya, perlu ada penyelamatan agar nasib petani tidak makin terpuruk," terang Sudirman.

Dia berpandangan, sebagai negara agaris maka sewajarnya jika petani mendapat perhatian khusus. Komoditi pertanian yang dihasilkan petani dalam negeri harus diproteksi. Bulog juga harus turun tangan menampung hasil panen petani.

"Sekarang saya baru bisa urun rembuk mencari solusi. Tetapi kalau saya terpilih saya punya program untuk memuliakan petani. Dalam kasus beras misalnya, stok Bulog harus disegarkan. Stok yang lama harus dikeluarkan diganti dengan stok baru dari hasil panen petani, bukan dari beras impor," imbuhnya.

Terkait dengan anjloknya harga bawang, dia menilai Bulog sudah melakukan langkah-langkah strategis. Meski demikian, pembeliannya masih belum bisa menolong petani.

"Mungkin Bulog sedang mempersiapkan infrastruktur untuk penyimpanan bawang. Kita berharap ke depan Bulog bisa lebih berperan dalam menyelamatkan harga bawang yang setiap tahun selalu jatuh di saat panen," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Kaesang Berpotensi Menang...
Kaesang Berpotensi Menang Pilkada Jateng, Ini Sejumlah Indikator Pendukung
Ahmad Luthfi Sebut Jateng...
Ahmad Luthfi Sebut Jateng Butuh Pemimpin yang Bisa Hubungkan Semua Kalangan
Pilgub Jateng, Bacagub...
Pilgub Jateng, Bacagub Eko Suwarni Minta Restu ke Ulama Kharismatik Solo Mbah Lepo
Puan Sebut PDIP Pertimbangkan...
Puan Sebut PDIP Pertimbangkan Usung Kaesang di Pilkada Jateng
Hadapi Pilgub Jateng,...
Hadapi Pilgub Jateng, PDIP Tak Gentar dengan Jokowi Effect
Gerindra Usung Kapolda...
Gerindra Usung Kapolda Jateng Ahmad Luthfi di Pilgub Jateng 2024
Berita Terkini
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
6 menit yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
29 menit yang lalu
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
54 menit yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
2 jam yang lalu
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
9 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved