FUIB Minta Kasus Palu Arit di Banyuwangi Diwaspadai

Kamis, 11 Januari 2018 - 19:20 WIB
FUIB Minta Kasus Palu...
FUIB Minta Kasus Palu Arit di Banyuwangi Diwaspadai
A A A
JAKARTA - Ketua Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB), Habib Rahmat Himran, menyebut, gerakan komunisme di Indonesia saat ini menemukan ruang gerak yang luas karena merasa diberi angin oleh situasi politik dalam negeri. "Kasus palu arit di Banyuwangi itu adalah salah satu contoh saja dari fenomena gerakan komunisme di Tanah Air," ujarnya di Jakarta, Kamis (11/8/2018).

Dia melanjutkan, teror komunis PKI di Banyuwangi yang belakangan masif dengan teror, agitasi, propaganda dan kekerasan pada warga serta pemaksaan kehendak pada pengadilan ketika persidangan terdakwa 'Budi Pego' berlangsung karena merasa ada panggung, kesempatan dengan memanfaatkan isu isu lain untuk menarik perhatian rakyat.

Yaitu dengan isu-isu kesetaraan, isu ketidakadilan, janji kesejahteraan sama rasa, isu lingkungan hidup, para komunis PKI ini mencoba memprovokasi rakyat.

"Saya melihat isu PKI ini biasanya ramai di bulan September dan Oktober saban tahun namun kontek Banyuwangi ini berbeda, isunya terus bertahan selama setahun penuh, sangat mirip agitasi PKI tahun 65 semua di mulai dari Jawa Timur di wilayah "Tapal Kuda" yakni Pasuruan, Jember, Situbondo dan Banyuwangi," ungkapnya.

Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) sebagai gabungan ormas-ormas Islam akan melihat fenomena kasus Palu Arit ini secara serius karena ini tak bisa dianggap remeh dan kecil.

"Sekali kita lengah mereka akan terus menguat. Ummat Islam harus tetap waspada dengan membangun kerja sama dengan TNI. Komunisme tak akan pernah punya tempat hidup di bumi NKRI ini," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
3 Sumur Lubang Buaya...
3 Sumur 'Lubang Buaya' Banyuwangi, Saksi Bisu Kekejaman G30S PKI
Prabowo Ajak Negara...
Prabowo Ajak Negara Islam Tunjukkan Aksi Nyata Bela Palestina
Bela Palestina, Ribuan...
Bela Palestina, Ribuan Umat Islam di Indramayu Gelar Aksi Solidaritas
Viral Aksi Pengacara...
Viral Aksi Pengacara Hamburkan Uang Rp45 Juta di Depan Polisi
Pengamat Hukum Ini Berikan...
Pengamat Hukum Ini Berikan Rumus Jitu Menjalankan Bela Negara
ARI BP Akan Gelar Aksi...
ARI BP Akan Gelar Aksi Bela Palestina saat Lahirnya UUD 1945
Berita Terkini
Pria Tewas dengan Luka...
Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Sempat Kirim WA Permintaan Maaf ke Istri
40 menit yang lalu
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
40 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
1 jam yang lalu
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
3 jam yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
4 jam yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved