Pelajar Tewas saat Tawuran, Disdik Bogor Sebut Urusan Provinsi

Selasa, 02 Januari 2018 - 21:58 WIB
Pelajar Tewas saat Tawuran,...
Pelajar Tewas saat Tawuran, Disdik Bogor Sebut Urusan Provinsi
A A A
BOGOR - Seorang pelajar SMK PGRI di Kota Bogor, Yudi Saputra (18), meregang nyawa setelah terlibat tawuran dengan puluhan pelajar di Jalan Raya Mayor Oking, Citeureup, Kabupaten Bogor, Selasa (2/1/2018). Berulangnya aksi tawuran yang menyebabkan pelajar tewas dinilai akibat minimnya pengawasan dari dinas pendidikan (disdik) daerah setempat.

Namun, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor M Fahrudin saat dikonfirmasi terkesan enggan mengomentari karena di luar kewenangannya. "Dimana kejadiannya? Wah saya baru tahu. Karena itu pelajar SMK, saya tak bisa menanggapi, karena kewenangan kita terbatas. Saat ini untuk SMA/SMK sudah menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi," ujarnya.

Fahrudin tidak menampik aksi tawuran pelajar hingga menelan korban jiwa juga kerap terjadi di kalangan pelajar SMP di Kota Bogor dengan lokasi kejadian di Kabupaten Bogor. (Baca: Tawuran di Hari Pertama Masuk Sekolah, Pelajar di Bogor Tewas)

"Bukan hanya SMK tapi pelajar SMP Kota Bogor juga memang sering terlibat tawuran di Kabupaten Bogor. Tapi kita selalu koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, bahkan sudah kerja sama antarsatgas pelajar untuk melakukan penyuluhan dan pengawasan saat jam pulang atau waktu luang kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah," tandasnya.

Ke depan agar peristiwa tawuran pelajar tidak terulang, menurut dia perlu ada sinergitas antarDinas Pendidikan Kota/Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat. Kemudian penting juga penerapan pendidikan karakter yang efektif dari masing-masing sekolah.

"Sudah jelas dalam kurikulum di kami ada pendidikan karakter. Buktinya masih banyak sekolah SMK di Kota Bogor yang sama sekali atau nol persen peserta didiknya terlibat tawuran. Ini berarti sistem KBM penerapan kurikulum pendidikan karakternya berjalan," terangnya. (Baca: Duel ala Gladiator Terulang Lagi di Bogor, Satu Pelajar Tewas)

Sementara itu, Humas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Rony Kusmaya mengaku wilayahnya memang kerap dijadikan tempat aksi tawuran pelajar sekolah Kota Bogor. "Jadi kita di sini cuma ketiban sial, tempat kita dipakai untuk tawuran oleh pelajar Kota Bogor, sehingga kami di sini yang jadi repot," keluhnya.

Pihaknya juga mempertanyakan keberadaan para satgas pelajar Kota Bogor yang dianggap kurang maksimal dalam melakukan pengawasan. "Yang jadi masalah ini itu pelajar Kota Bogor, bukan siswa Kabupaten Bogor," tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
Antisipasi Tawuran Pelajar...
Antisipasi Tawuran Pelajar dengan Pendidikan Karakter di Sekolah
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Rekaman Tawuran Pelajar...
Rekaman Tawuran Pelajar SMP di Sukabumi Tersebar, Diduga Akan Dijadikan Konten Medsos
Tawuran di Bogor, 2...
Tawuran di Bogor, 2 Pelajar Terluka Kena Sabet
Berita Terkini
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
20 menit yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
30 menit yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
1 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
3 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
12 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
15 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved