Demo Tenaga Honorer di Bener Meriah Aceh Ricuh

Selasa, 02 Januari 2018 - 21:53 WIB
Demo Tenaga Honorer...
Demo Tenaga Honorer di Bener Meriah Aceh Ricuh
A A A
BENER MERIAH - Ratusan massa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Honorer Bener Meriah, bersama mahasiswa mendatangi gedung DPRK Bener Meriah, Selasa (2/1/2017). Tenaga honorer dari berbagai instansi di lingkup instansi Pemerintahan Kabupaten Bener Meriah berencana untuk melakukan audiesi dengan anggota DPRK dan Bupati Bener Meriah.

Hal tersebut disebabkan adanya SK Nomor Peg.800/597/2017, yang dikeluarkan oleh Bupati Bener Meriah, Ahmadi terkait dengan rasionalisasi tenaga non PNS di Kabupaten tersebut.

Dimana sebelumnya Bupati Bener Meriah berencana untuk merasionalkan 4.286 tenaga honorer dan 826 tenaga bakti yang dinilai telah membebani anggaran sekitar Rp21,3 miliar tiap tahunnya.

Berdasarkan SK tersebut tenaga honorer dan kontrak akan dirumahkan per tanggal 1 Januari 2018, terkecuali tenaga honorer cleaning service, pemadam kebakaran, Satpol PP/WH, honorer katagori 2, penjaga kantor, petugas kebersihan dan teknis tertentu.

Audiensi yang dihadiri oleh ratusan tenaga honorer dengan DPRK dan dihadiri oleh Bupati Bener Meriah berubah menjadi rusuh yang berujung anarkistis.

Pasalnya ketika pimpinan sidang, yang dipimpin oleh Darwinsyah tidak memberi kesempatan kepada sejumlah anggota dewan lainnya untuk berbicara.

Tidak menerima hal tersebut, sejumlah anggota dewan Diantaranya Jawahir Putra, Muhammad Amin, Anwar, Edi Zulkifli, memilih untuk keluar ruangan.

Hal tersebut memicu kericuhan, suasana ruangan menjadi anarkistis ketika beberapa peserta audiensi dari tenaga honorer tersebut melepar botol mineral ke arah pimpinan rapat tersebut.

Namun situasi tersebut tidak berlangsung lama, petugas kepolisian dan satpol PP yang bersiaga segera mengamankan provokator yang melakukan pelemparan tersebut.

Setelah situasi tenang, audiesi dilanjutkan dengan mendengar penjelasan bupati terkait penerbitan SK tentang rasionalisasi tenaga non PNS di Kabupaten tersebut.

Dihadapan ratusan tenaga honor dan kontrak, bupati menjelaskan langkah tersebut di ambil untuk membongkar bermacam persoalan, diantaranya terkait honorer fiktif.

"Ada ratusan honorer fiktif yang tercatat di berbagai instansi pemda Bener Meriah dan gaji honorer fiktif dimakan oleh oknum tertentu seteleh sekian lama. Karena itu saya merumahkan kalian untuk sementara waktu untuk membongkar permainan tersebut, hingga akhirnya nanti tenaga honorer lebih ideal sesuai dengan keperluan di setiap instansi," katanya.

Ahmadi juga berjanji, apabila setelah dirasionalisasi, maka SK pengangkatan bagi yang lulus akan diterbitkan sebelum Maret 2018.
(sms)
Berita Terkait
Ribuan Guru Madrasah...
Ribuan Guru Madrasah Demo Tuntut Status PPPK-ASN
Mahfud MD Minta Demo...
Mahfud MD Minta Demo 11 April Tanpa Kekerasan dan Peluru Tajam
Aliansi Honorer Demo...
Aliansi Honorer Demo di Gedung DPR Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.394 Personel Gabungan
Banyak Kericuhan, BEM...
Banyak Kericuhan, BEM SI Batalkan Rencana Aksi Demonstrasi Hari Ini
Demonstrasi Berujung...
Demonstrasi Berujung Anarkis Tak Efektif Sampaikan Tuntutan 
Dipukul Mundur, Mahasiwa...
Dipukul Mundur, Mahasiwa dan Pelajar Berhamburan ke Jalan Senen
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved