Rekrutmen Polri, Kapolda: Laporkan Kalau Ada yang Minta Bayaran

Senin, 01 Januari 2018 - 03:07 WIB
Rekrutmen Polri, Kapolda:...
Rekrutmen Polri, Kapolda: Laporkan Kalau Ada yang Minta Bayaran
A A A
BANDUNG - Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyatakan, Polda Jabar berkomitmen penerimaan anggota Polri mulai tahun ajaran 2018 bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

"Kalau ada yang menjanjikan bisa membantu dan minta bayaran, laporkan! Kalau dia anggota akan kami dipecat," kata Agung menggelar kampanye penerimaan anggota Polri Terpadu TA 2018, di car free day (CFD) Jalan Ir H Djuanda (Dago), Minggu (31/12/2017).

Agung mengemukakan, pada 2017, ada tujuh anggota Polri di Polda Jabar yang mengalami pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) atau dipecat karena menyalahgunakan jabatan dalam proses penerimaan anggota Polri.

Ke depan, agar rekrutmen anggota Polri bersih, ujar Agung, Polda Jabar bekerja sama dengan Pemprov Jabar untuk menyiapkan anak-anak SMA, SMK, dan santri di pondok pesantren yang berpotensi untik dilatih dan menyiapkan diri.

Untuk pelatihan ini, disiapkan dana Rp4 miliar. Saat ada rekruitmen baik bintara, tamtama, maupun perwira Polri (Akpol), mereka telah siap dan yang bagus pasti masuk.

"Saya yakin, ke depan bersih. Masuk polisi harus steril, bersih. Terutama Jabar. Saya merasa berdosa sebagai pimpinan jika praktik seperti itu (KKN) masih ada. Jadi polisi belum apa-apa sudah harus nyicil mengembalikan modal," ujar Kapolda.

kampanye penerimaan anggota Polri Terpadu TA 2018, tutur dia, merupakan bentuk komitmen Polda Jabar dalam melaksanakan penerimaan anggota Polri yang bersih dari praktik KKN dan masyarakat tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk mendaftar. "Nanti akan banyak anggota polisi di Jawa Barat yang hafiz Alquran," tutur dia.

Kegiatan itu menarik minat dan antusiasme masyarakat yang hadir di CFD Dago. Mereka memadati booth yang disiapkan untuk memberikan informasi terkait rekrutmen anggota Polri. Tak sedikit pula yang bertanya tentang persiapan, proses, dan tahapan yang harua dilalui untul bisa diterima dan mengikuti pelatihan sebagai polisi.
(nag)
Berita Terkait
Polisi Periksa Suami...
Polisi Periksa Suami BCL Tiko Aryawardhana terkait Dugaan Penggelapan Uang
Klub Harley HDCI Gandeng...
Klub Harley HDCI Gandeng Polisi, Ingin Pangkas Citra Buruk Moge
2 Pelaku Curanmor di...
2 Pelaku Curanmor di Danau Citra Raya Tangerang Dibekuk Polisi
Polri Ajak Masyarakat...
Polri Ajak Masyarakat Tanamkan Citra Positif Polisi ke Anak-anak
Perbaiki Citra Polri,...
Perbaiki Citra Polri, Sahabat Polisi dan Kompolnas Kompak Usulkan Hal Ini
BCL Buka Suara soal...
BCL Buka Suara soal Penangkapan Doddy sang Manajer
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
1 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
1 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
2 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
2 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
4 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
5 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved