Menhub Larang Jalan Bus Pengangkut Wisatawan Asal Thailand

Minggu, 31 Desember 2017 - 08:02 WIB
Menhub Larang Jalan...
Menhub Larang Jalan Bus Pengangkut Wisatawan Asal Thailand
A A A
SEMARANG - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menindak tegas bus asal Thailand pengangkut wisatwan, karena tidak laik jalan. Bus tersebut dihentikan di tengah jalan dan dilarang melanjutkan perjalanan. Hal itu dilakukan saat Menhub melakukan pemantauan dan peninjauan arus balik angkutan Tahun Baru di KM 22 ruas jalan Yogyakarta-Magelang.

“Tadi kami memberhentikan satu bus yang mengangkut wistawatan dari Thailand. Kami pindahkan (karena tak laik jalan),” ujar Budi Karya usai menggelar dialog dan pemberian apresiasi kepada pelaku transportasi yang turut mendukung dalam pelaksanaan angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, di Semarang, Sabtu (30/12/2017) malam.

Bus tak laik tersebut digunakan mengangkut wisatawan dari Thailand menuju tempat wisata Candi Borobudur. Menhub mengatakan, ban roda sudah rusak sehingga membahayakan penumpang. Demikian pula ban serep, kondisinya juga tak layak digunakan.

“Ini membuktikan bahwa ada satu sikap yang abai dari segelintir manusia segelintir operator yang merugikan banyak orang, bannya sudah rusak dibiarkan. Tadi kita berusaha mentolerir. Kita suruh ganti dengan ban cadangan yang mereka punya dan tenyata kondisi ban cadangannya juga tidak laik,” ucapnya.

Dalam razia itu terdapat tiga bus yang diperiksa. Dua bus dinyatakan laik jalan dan satu bus yang digunakan mengangkut wisatawan Thailand tidak laik. Namun, dari dua bus yang laik, ternyata satunya tidak memilki izin trayek. Untuk itu, dua bus dianggap tak lain sehingga langsung dikandangkan.

“Nanti proses hukumnya saya minta ke Kepala Dinas Perhubungan Magelang untuk tindak lanjuti, dan ini menjadi contoh. Berikutnya Kepala Dinas Perhubungan harus lakukan sendiri (razia),” tuturnya.

Menhub melakukan ramp check menindaklanjuti hasil random check yang dilakukan Ditjen Perhubungan Darat terhadap kelaikan mobil-mobil, khususnya bus pariwisata dan truk. Dari hasil tersebut diindikasikan ada 30% bus tidak laik jalan.

“Kami lakukan penegakan hukum dengan konsisten, karena kita tidak ingin ada kecelakaan, seperti rem blong di suatu tempat. Terlihat sepele tapi kalau sudah terjadi akibatnya bisa fatal,” tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
Tips Bikin Foto Estetik...
Tips Bikin Foto Estetik untuk Rayakan Natal dan Tahun Baru 2025
IOH Tingkatkan Kapasitas...
IOH Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 50 Persen Selama Natal dan Tahun Baru 2023
Kumpulan Ucapan Natal...
Kumpulan Ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya
Sambut Natal dan Tahun...
Sambut Natal dan Tahun Baru dengan Berbagi Keceriaan di Christmas Fantasy Land
5 Ide Seru untuk Mengisi...
5 Ide Seru untuk Mengisi Libur Natal dan Tahun Baru, Nomor 3 Cocok Buat Introvert
Siaga NARU 2025: Telkomsel...
Siaga NARU 2025: Telkomsel Kerahkan 5.000 BTS 5G dan AI Canggih demi Amankan Trafik Akhir Tahun
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved