Perlu Kewaspadaan Nasional untuk Mewujudkan Bali Mandara

Jum'at, 29 Desember 2017 - 16:09 WIB
Perlu Kewaspadaan Nasional...
Perlu Kewaspadaan Nasional untuk Mewujudkan Bali Mandara
A A A
DENPASAR - Cita-cita untuk mewujudkan Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera (Bali Mandara) agar menjadi realita telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali dalam sembilan tahun terakhir. Tentu saja perlu ada evaluasi agar bisa menentukan bagaimana nasib visi ini ke depan.

“Ini (Visi Bali Mandara) perlu kita renungkan bersama. Tentu saja harus ada evaluasi. Selama ini oke nggak sih?,” kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat peluncuran buku Kewaspadaan Nasional Untuk Bali Mandara di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (29/12/2017).

Pastika memandang buku Kewaspadaan Nasional Untuk Bali Mandara ini sangat penting, karena kewaspadaan berujung kepada ketahanan. Menurut dia waspada berarti mengetahui ada ancaman apa di depan sehingga bisa mempersiapkan diri. “Bentuk persiapan itu misalnya dengan meningkatkan kualitas diri dan bergerak responsif, bukan reaktif,” imbuhnya.

Penulis buku, Mayjen TNI Purn Dr I Putu Sastra Wingarta mengatakan, buku ini sebagai tahapan ketiga dari kelahiran Bali Mandara. Pada tahapan ini, buku yang terdiri dari 29 bagian ini menjadi semacam mercusuar-mercusuar dalam upaya pencapaian visi Bali Mandara. “Ia bisa berfungsi sebagai penunjuk jalan agar tetap on the track menuju tercapainya Bali Mandara,” ujarnya.

Tenaga ahli Lembaga Ketahanan Nasional RI ini mengatakan dalam beberapa tahun terakhir, provinsi Bali hampir selalu menjadi nomor satu dalam indeks Ketahanan Nasional yang dibuat Lemhannas. Ini bisa menjadi salah satu indikator dari apa yang telah dibuat pemerintah provinsi Bali dengan konsep yang berbasis budaya ‘jengah’.

Sementara itu, Letjen TNI Purn M Munir menilai keberadaan buku ini sangat pas untuk menjaga kontinuitas Bali ke depan. Mantan Sekjen Dewan Ketahanan Nasional RI ini mengatakan buku ini bisa menjadi semacam acuan atau referensi dalam membawa Bali ke depan, sehingga upaya mewujudkan tujuan yang diinginkan masyarakat Bali tidak dimulai dari nol lagi.

Sedangkan Budayawan I Wayan Geriya mengatakan dalam upaya pembangunan Bali saat ini yang berbasis kearifan lokal Tri Hita Karana, konsep pembangunan manusia menjadi titik yang perlu mendapat perhatian penting. Di dalam buku ini menurutnya terdapat konsep-konsep yang yang bertujuan membangun jiwa atau spirit manusia Bali, sebuah konsep Jengah.

Kepala MUDP Bali, Jero Gede Putus Suwena Upadesa mengatakan, cita-cita Bali Mandara sesungguhnya sama dengan cita-cita Desa Pakraman untuk mewujudkan Bali yang Shanti dan Jagadhita. Itu sebabnya yang paling terpenting adalah bagaimana konsep di dalam pencapaian itu karena ujungnya sama.

Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali Ir Putu Astawa mengatakan kewaspadaan seperti ini menjadi sebuah panduan yang sangat membantu khususnya dalam bidang perencanaan. Apalagi, dengan perencanaan yang baik akan membuat pekerjaan pemerintah provinsi Bali menjadi lebih mudah.

Hadir dalam peluncuran buku ini Wakil Gubernur Ketut Sudikerta, Ketua PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, sulinggih, akademisi, tokoh masyarakat dan kepala OPD lingkup Provinsi Bali.
(wib)
Berita Terkait
Jelang Puncak Pelaksanaan...
Jelang Puncak Pelaksanaan KTT G20, Begini Kesiapan Bali
Pemprov Jabar dan Bali...
Pemprov Jabar dan Bali Bahu Membahu Pulihkan UMKM
Pasang Penjor Sambut...
Pasang Penjor Sambut Delegasi KTT AIS 2023, Sekda Bali: Promosi bagi Indonesia
Wisata Bali Dibuka,...
Wisata Bali Dibuka, 1.500 Wisman Diharapkan Datang Per Hari
Kampung Bule Rusia di...
Kampung Bule Rusia di Ubud Bali Jadi Target Penertiban
RUU Bali Dibawa ke Paripurna,...
RUU Bali Dibawa ke Paripurna, Nyoman Parta: Dirancang dengan Filosofi Kearifan Lokal
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
14 menit yang lalu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
1 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
2 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
3 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
3 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved