Golkar Gandeng Demokrat, PDIP Pertimbangkan Tiga Opsi

Jum'at, 29 Desember 2017 - 07:10 WIB
Golkar Gandeng Demokrat,...
Golkar Gandeng Demokrat, PDIP Pertimbangkan Tiga Opsi
A A A
Langkah Partai Golkar menggandeng Partai Demokrat di Pilgub Jawa Barat membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mempertimbangkan opsi lain. Padahal, sebelumnya PDIP sudah melakukan komunikasi dengan Golkar.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDIP Eriko Sotarduga mengatakan, sejak awal PDIP melakukan komunikasi dengan Golkar, PDIP yakin bahwa peluang di Jabar akan semakin besar. Bahkan, hal itu sudah dijajaki dari level bawah dan pihaknya juga banyak berkomunikasi dengan Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi. Namun, di tengah perjalanan Golkar lebih memilih pasangan lain. Untuk itu, PDIP membuka sejumlah opsi terkait Pilgub Jabar.

"Pertama, kita maju sendiri, artinya kader internal dua-duanya, atau internal-eksternal. Kedua, kita akan berkomunikasi yang partai belum tegas, PPP, PKB, Hanura, untuk kita sama-sama berkoalisi dan juga menentukan cagub Jabar. Ketiga, kami membuka diri bilamana Ridwan Kamil melakukan komunikasi dengan kita. Karena dengan PPP, PKB belum ada kepastian masalah wakil. Kalau nanti wakilnya ditunjuk, sudah tidak memenuhi syarat untuk membuka diri. Tapi tentunya opsi ketiga, kalau ada komunikasi dengan pihak RK," jelasnya.

Eriko mengungkapkan, tokoh eksternal yang kemungkinan dicalonkan di antaranya mantan Kapolda Jabar Anton Charliyan dan Sekda Jabar Iwa Karniwa. Sementara, tokoh internal cukup banyak di antaranya Puti Guntur Soekarno, Bupati Majalengka Sutrisno, TB Hasanuddin, dan Rieke Diah Pitaloka. Menurutnya, tidak ada kata terlambat karena PDIP bisa maju sendiri.

"Masa kampanye enam bulan. Itu panjang sekali. Dan bersyukurnya kita calon yang dikenal. Anton, Iwa, Sutrisno, dan lain-lain itu dikenal. Tinggal mematangkan isu program, melakukan temu muka," jelasnya.

Namun, lanjutnya, koalisi dengan Golkar bukan berarti sudah tertutup karena, pihaknya baru mendengar secara lisan bahwa Golkar akan berkoalisi dengan Demokrat. "Belum komunikasi lagi. Kami menunggu. Ini belum ada kepastian. Baru lisan. Tapi kami tidak dengan Golkar dan Demokrat," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
PDIP Bakal Usung Figur...
PDIP Bakal Usung Figur Kejutan di Pilgub Jabar, Siapa Itu?
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Paslon Cagub Jabar 2024, Ada yang dari SD hingga S3 di Luar Negeri
Ridwan Kamil Buka-bukaan...
Ridwan Kamil Buka-bukaan Sebut Mudah Menang jika Maju Pilkada Jabar
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Dedi Mulyadi Daftar...
Dedi Mulyadi Daftar Pilgub Jabar 27 Agustus Bareng R1, Apakah Erwan Setiawan?
Berita Terkini
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
21 menit yang lalu
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
35 menit yang lalu
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
2 jam yang lalu
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
3 jam yang lalu
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Rafael Granada...
Profil Rafael Granada Baay, Putra Tidore yang Sandang Pangkat Bintang Tiga TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved