Natal 2017, Ahok Dapat Remisi 15 Hari

Jum'at, 22 Desember 2017 - 21:31 WIB
Natal 2017, Ahok Dapat...
Natal 2017, Ahok Dapat Remisi 15 Hari
A A A
JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terpidana kasus penistaan agama mendapatkan remisi sebanyak 15 hari. Tak hanya Ahok, ribuan narapidana beragama Nasrani juga mendapatkan remisi Natal 2017 ini.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen PAS Kemenkumham Ade Kusmanto mengatakan, Desember adalah bulan remisi bagi umat Nasrani yang sedang menjalani hukuman pidana penjara di lapas dan rutan seluruh Indonesia. Warga binaan yang beragama Nasrani pada bulan ini dan telah memenuhi syarat administratif dan subtantif menurut UU No.12/1995 tentang Pemasyarakatan Pasal 14( i ) menyebutkan bahwa narapidana berhak mendapat remisi.

Bagi umat Nasrani yang saat ini sedang menjalani hukuman, lanjut Ade, saat Natal pada 25 Desember 2017 akan mendapat pengurangan hukuman. Menurut Ade, Kementerian Hukum dan HAM melalui Direktorat Jendral Pemasyarakatan memberikan remisi Natal 2017 kepada narapidana beragama Nasrani/Kristen sebanyak 15.748 org.

"Yang diusulkan dapat remisi, remisi khusus (RK) I berupa pengurangan sebagian sebanyak 9.158 orang dan RK II (langsung bebas sebanyak 175 orang. Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terpidana kasus penodaan agama dengan pidana 2 tahun mendapatkan remisi 15 hari," kata Ade dalam siaran tertulis yang diterima SINDOnews pada Jumat (22/12/2017).

Ade merinci, sebanyak 2.338 warga binaan mendapatkan remisi 15 hari, 5.895 warga binaan remisi 1 bulan, remisi 1 bulan 15 hari untuk 745 orang dan 180 orang mendapatkan remisi selama dua bulan.

Untuk diketahui pada Selasa 9, Mei 2017 lalu Majelis hakim menjatuhkan vonis terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selama dua tahun penjara. Ahok dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama.( Baca: Dinyatakan Bersalah, Ahok Divonis 2 Tahun Penjara )

"Ahok terbukti secara sah dan meyakinkan penodaan agama. Menjatuhkan penjara selama dua tahun. Memerintahkan terdakwa untuk ditahan," ujar Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi membacakan vonis putusan terhadap Ahok, pada waktu itu.

Vonis Majelis hakim ini lebih berat dari tuntutan JPU yang hanya menuntut Ahok hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun.
(whb)
Berita Terkait
Aksi Tolak Ajaran Ponpes...
Aksi Tolak Ajaran Ponpes Al Zaytun Meluas
Komika Jadi Tersangka...
Komika Jadi Tersangka Penistaan Agama, Pengamat Ingatkan Bahayanya Pembelahan Masyarakat
Polisi Diminta Netral...
Polisi Diminta Netral Tangani Kasus Dugaan Penistaan Agama di Aceh
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Bareskrim Dalami Dugaan...
Bareskrim Dalami Dugaan Penistaan Agama oleh Muhammad Kece
Forum Umat Islam Sumsel...
Forum Umat Islam Sumsel Minta Pendeta Saifudin Ditangkap
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
4 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
6 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
6 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
8 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
8 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
8 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved