Tertimbun Reruntuhan Bangunan saat Gempa, Ibu dan Bayi Ini Selamat

Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:33 WIB
Tertimbun Reruntuhan...
Tertimbun Reruntuhan Bangunan saat Gempa, Ibu dan Bayi Ini Selamat
A A A
PEKALONGAN - Keajaiban terjadi pada wanita bernama Was'ah (35) dan bayinya Muhammad Irfan Alfatih (19 bulan). Ibu dan bayi warga RT 03/ RW 01, Desa Tanjung, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah ini selamat meski sempat tertimpa atap dan tembok rumahnya akibat gempa tadi malam.

Was’ah menuturkan, saat itu ia tidur sambil memeluk anak keduanya tersebut. Tiba- tiba ada goncangan gempa yang hebat sehingga rumah yang di tempatinya ambruk. Dia tertimpa atap dan tembok batu bata sembari memeluk buah hatinya hingga tidak bergerak sama sekali .

"Saya tidur memeluk Irfan dan terasa ada goncangan hebat. Tiba- tiba atap rumaah ambruk serta temboknya menimpa kami berdua . Saya sudah pasrah karena tidak bisa lari atau menghindar , bahkan seperti sudah tidak sadar, namun saya harus kuat karena ada anak yang harus saya selamatkan," jelas Was’ah .

Namun seperti ada mukjizat, nyawa Was'ah dan bayinya selamat, meski tertimbun sekitar setengah jam. Keduanya ditolong oleh ayah dan keluarga serta tetangganya. Pada saat gempa, listrik PLN putus dan mati , sehingga proses evakuasi juga berlangsung dramatis .

Muhamad Tarno yang juga mertua Was'ah menyebutkan, saat terjadi gempa rumahnya bergetar hebat lalu runtuh. Dia teringat menantu dan cucunya tidur dalam kamar, sehingga langsung mencari.

Karena sausana gelap, dia bersama warga juga kesulitan menolong, namun beruntung setelah dilakukan pembongkaran pelan-pelan, keduanya bisa diselamatkan tanpa kurang suatu apa .

"Saat gempa dan rumah ambruk, saya teringat cucu saya dan menantu tidur di kamar, lalu saya lari dan mendapati sudah terkubur reruntuhan. Saya panik dan meminta pertolongan tetangga. Alhamdulillah nyawa keduanya berhasil diselamatkan. Keduanya sehat dan tak ada luka hanya lecet, namun sepertinya masih trauma," sebutnya.

Was'ah dan Bayinya memang tinggal bersama sang kakek, sedangkan ayahnya, Muhamad Ridwan, saat ini masih mencari nafkah di Jakarta .

Rumah mereka yang terbuat dari tembok ini rusak parah dan memerlukan perbaikan. Namun mereka juga kesulitan karena kondisi perekonomian minim.
(nag)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Gempa Bumi Berkekuatan...
Gempa Bumi Berkekuatan M 5,7 Guncang Bayah Banten
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
2 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
3 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
4 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
4 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
5 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
5 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved