Ini Penjelasan Ahli Terkait Gempa Tasik yang Berpotensi Tsunami

Sabtu, 16 Desember 2017 - 10:40 WIB
Ini Penjelasan Ahli...
Ini Penjelasan Ahli Terkait Gempa Tasik yang Berpotensi Tsunami
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR) yang mengguncang selatan Pulau Jawa berpotensi tsunami karena termasuk dalam klasifikasi gempa bumi berkedalaman menengah.

"Gempa bumi tersebut masuk dalam kategori gempa menengah, dan berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan oleh BMKG memang berpotensi tsunami," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara), Setyoajie Prayoedhie, Sabtu (16/12/2017).

Dia menambahkan, bisa saja ada gempa berkekuatan di atas 6.9 SR namun tidak berpotensi tsunami. "Kenapa ada gempa dengan magnitude di atas 6.9 SR tidak potensi tsunami? Sementara 6,9 SR bisa berpotensi? Bisa jadi karena gempa tersebut berlokasi di darat dan masuk kategori gempa dalam misalnya lebih dari 300 kilometer dengan mekanisme penyesarannya bukan sesar naik/turun," katanya.

Dengan demikian, kata dia, tidak cukup kuat mengakibatkan deformasi bawah laut. "Dampaknya ketika dilakukan pemodelan tidak berpotensi tsunami," katanya.

Gempa pembangkit tsunami, kata dia, biasanya memiliki ciri-ciri yang telah diklasifikasikan. Pertama, lokasi episenter terletak di laut. Kedua kedalaman pusat gempa relatif dangkal, kurang dari 70 kilometer.

Ketiga memiliki magnitudo besar lebih dari 7.0 SR. Keempat, mekanisme sesarannya adalah sesar naik (thrusting fault) dan sesar turun (normal fault).

Sementara itu, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Moch Riyadi melalui siaran pers menambahkan gempa bumi selatan Jawa ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi berkedalaman menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempang Eurasia.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tektonik berkekuatan 6,9 SR terjadi dengan koordinat episenter pada 7,75 LS dan 108,11 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 kilometer arah Tenggara Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat pada kedalaman 107 kilometer," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Dilanda Kepanikan Saat...
Dilanda Kepanikan Saat Gempa, Karyawan Walkot Jaksel Diminta Keluar Gedung
Berita Terkini
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
2 jam yang lalu
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
2 jam yang lalu
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
2 jam yang lalu
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
3 jam yang lalu
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
3 jam yang lalu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
3 jam yang lalu
Infografis
Mengenal Palung Filipina,...
Mengenal Palung Filipina, Zona Gempa M7,6 Pemicu Tsunami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved