Belasan Kali Merampok, 3 Anggota Geng Motor di Tangsel Diciduk
Senin, 11 Desember 2017 - 23:04 WIB
Belasan Kali Merampok, 3 Anggota Geng Motor di Tangsel Diciduk
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Tiga anggota geng motor sadis dibekuk petugas Polres Tangerang Selatan usai menganiaya dan merampok sepeda motor pasangan kekasih di Jalan Raya Graha Raya, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara. Ironisnya, ketiga pelaku masih berusia belasan tahun, namun tak segan melukai korban.
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho mengatakan, kawanan ini menyerang sejoli yang tengah melintas di Jalan Raya Graha Raya, lalu merampos motor yang dikendarai korban.
"Dari tangan pelaku, petugas menyita sebilah celurit yang digunakan untuk mengancam korban dan mengambil motor yang dikendarainya," kata Alexander kepada SINDOnews pada Senin (11/12/2017).
Alexander menuturkan, ada tiga pelaku yang ditangkap, yakni Fickry Ramadhana, M Haris Arya Putra, dan terakhir Irfan Hardiansyah. Mereka merupakan anak-anak sekolah yang masih di bawah umur.
Meski demikian, dalam aksinya mereka cukup sadis dan tanpa belas kasihan melukai, bahkan membunuh korbannya.
"Mereka sudah 13 kali beraksi. Seperti di Tanah Abang dua kali, Kalideres, Jakarta Barat empat kali, Ciledug empat kali, serta lima kali di Tangerang Selatan, yakni Pondok Aren dan Serpong," tuturnya.
Alexander mengungkapkan, penangkapan ketiga pelaku bermula dari kecurigaan Tim Vipers terhadap gerak-gerik para remaja putus sekolah tersebut. Petugas pun mulai membuntuti perjalanan ketiganya.
Ketiga pelaku diikuti Team Vipers sejak dari Ciledug, Kota Tangerang. Setibanya di Perumahan Graha Raya, ketiga remaja ini memepet motor yang dikendarai Agung bersama kekasihnya Afung. Korban saat itu sedang berkendara motor, tiba-tiba diberhentikan oleh ketiga pelaku di Jalan Graha Raya, Kecamatan Serpong Utara. Kemudian ketiga pelaku meminta sejumlah uang kepada korban.
Namun ketika korban menolak, salah seorang pelaku menodongkan celurit dan meminta motor korban. Melihat situasi mulai membahayakan, Tim Vipers langsung turun tangan menolong korban.
"Pelaku langsung kabur dan memasuki Perumahan Dahlia. Kemudian berhasil diamankan oleh masyarakat yang sedang menonton pertandingan bola live di televisi dan selanjutnya dibekuk," jelasnya.
Warga yang geram dengan ulah ketiga pelaku sempat menghakiminya. Para pelaku yang diduga memiliki ilmu kebal itu pun langsung ditelanjangi hingga hanya mengenakan pakaian dalam saja.
Selanjutnya, pelaku dibawa ke Pos Sekuriti Cluster Dahlia untuk kemudian diamankan ke Mako Polres Tangerang Selatan.
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho mengatakan, kawanan ini menyerang sejoli yang tengah melintas di Jalan Raya Graha Raya, lalu merampos motor yang dikendarai korban.
"Dari tangan pelaku, petugas menyita sebilah celurit yang digunakan untuk mengancam korban dan mengambil motor yang dikendarainya," kata Alexander kepada SINDOnews pada Senin (11/12/2017).
Alexander menuturkan, ada tiga pelaku yang ditangkap, yakni Fickry Ramadhana, M Haris Arya Putra, dan terakhir Irfan Hardiansyah. Mereka merupakan anak-anak sekolah yang masih di bawah umur.
Meski demikian, dalam aksinya mereka cukup sadis dan tanpa belas kasihan melukai, bahkan membunuh korbannya.
"Mereka sudah 13 kali beraksi. Seperti di Tanah Abang dua kali, Kalideres, Jakarta Barat empat kali, Ciledug empat kali, serta lima kali di Tangerang Selatan, yakni Pondok Aren dan Serpong," tuturnya.
Alexander mengungkapkan, penangkapan ketiga pelaku bermula dari kecurigaan Tim Vipers terhadap gerak-gerik para remaja putus sekolah tersebut. Petugas pun mulai membuntuti perjalanan ketiganya.
Ketiga pelaku diikuti Team Vipers sejak dari Ciledug, Kota Tangerang. Setibanya di Perumahan Graha Raya, ketiga remaja ini memepet motor yang dikendarai Agung bersama kekasihnya Afung. Korban saat itu sedang berkendara motor, tiba-tiba diberhentikan oleh ketiga pelaku di Jalan Graha Raya, Kecamatan Serpong Utara. Kemudian ketiga pelaku meminta sejumlah uang kepada korban.
Namun ketika korban menolak, salah seorang pelaku menodongkan celurit dan meminta motor korban. Melihat situasi mulai membahayakan, Tim Vipers langsung turun tangan menolong korban.
"Pelaku langsung kabur dan memasuki Perumahan Dahlia. Kemudian berhasil diamankan oleh masyarakat yang sedang menonton pertandingan bola live di televisi dan selanjutnya dibekuk," jelasnya.
Warga yang geram dengan ulah ketiga pelaku sempat menghakiminya. Para pelaku yang diduga memiliki ilmu kebal itu pun langsung ditelanjangi hingga hanya mengenakan pakaian dalam saja.
Selanjutnya, pelaku dibawa ke Pos Sekuriti Cluster Dahlia untuk kemudian diamankan ke Mako Polres Tangerang Selatan.
(whb)