Mi Instan Kedaluarsa 4,2 Ton Ditemukan di Padang

Selasa, 05 Desember 2017 - 14:55 WIB
Mi Instan Kedaluarsa...
Mi Instan Kedaluarsa 4,2 Ton Ditemukan di Padang
A A A
PADANG - Balai Besar POM Padang dan Ditresnarkoba Polda Sumbar menemukan mi instan kedarluarsa di sebuah gudang PT PDR di Jalan By Pass, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat. Mi instan sebanyak 4,2 ton ini disinyalir diperdagangkan ke luar Kota Padang.

Dari jumlah yang diamankan itu terdiri dari 134 dus mie instan dan 385 bungkus mi instan. Selain itu, petugas juga mengamankan 213 karun mie instan kapasitas 20 kilogram kemarin.

“Kita sudah mengamankan dan menyita produk tersebut agar tidak beredar dikalangan masyarakat,” kata Kepala Balai Besar POM Padang, Suhendri, Selasa (5/12/2017).

Kata Suhendri, pihaknya akan melakukan gelar perkara atau gelar kasus serta melakukan investigasi tambahan ke lapangan berupa pengumpulan keterangan saksi, bukti mengedarkan, bukti mengemas ulang dan segala macamnya.

“Kami akan melakukan pengembangan investigasi lanjut bersama dengan teman-teman dari kepolisian apakah itu Ditresnarkoba atau Ditreskrimsus Polda Sumbar,” terangnya.

Penyitaan yang dilakukan kemarin, kata Suhendri tidak menyegel gudangnya, tapi mengamankan produknya supaya tidak beredar lagi kepada masyarakat. Modus yang dilakukan, mi instan ini dilakukan penghancuran dan membuka kemasan yang sudah rusak dan memasukkan ke dalam karung.

“Kemudian disinyalir dijual ke luar dari informasi yang dapat katanya itu untuk hewan tapi kita akan melakukan pendalaman kasus ini karena sesuai UU pangan, barang yang sudah kedaluarsa tidak boleh dikemas dan diperjual,” ujarnya.

Balai Besar POM Padang juga sedang melakukan koordinasi dengan instansi lain karena dicurigai ada perusahan lain yang melakukan hal yang sama baik itu makanan maupun obat-obatan, termasuk pihak kepolisian.

“Ini untuk mengantisipasi apakah barang itu dilempar ke Mentawai atau daerah terpencil lainnya,” ujarnya.

Meski sudah ada penyitaan, Balai Besar POM Padang tidak melakukan penangkapan kepada pelaku diduga mengedarkan barang kadaluarsa. Balai Besar POM Padang hanya menyita produk kedarluarsa agar tidak beredar di tengah masyarakat yang rata-rata sudah sejak 2016 kedaluwarsa.
(rhs)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
6 Fakta Unik Nasi Padang,...
6 Fakta Unik Nasi Padang, Nomor 5 Porsi Lebih Banyak Jika Dibungkus
Cegah Peredaran Makanan...
Cegah Peredaran Makanan Berbahaya, BPOM Sulbar Periksa Sampel Takjil
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
26 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
36 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved