Minim Personel, Mobil Sitaan di Terminal Rawa Buaya Kerap Dicuri

Sabtu, 02 Desember 2017 - 22:38 WIB
Minim Personel, Mobil...
Minim Personel, Mobil Sitaan di Terminal Rawa Buaya Kerap Dicuri
A A A
JAKARTA - Terminal Rawabuaya, Jakarta Barat, sangat rawan pencurian onderdil mobil-mobil sitaan yang dilakukan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta. Minimnya jumlah personel dan luasnya area terminal tersebut menjadi salah satu penyebab.

Pantauan SINDOnews, kondisi Terminal Rawabuaya tanpa ada pagar, sangat mudah disusupi orang asing. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya ratusan kendaraan yang disita tak diperhatikan pemiliknya.
Kendaraan dibiarkan menjadi rongsokan karena terbengkalai. Sejumlah kendaraan di Terminal Rawa Buaya terlihat penuh karat, kaca pecah, ban kempis, hingga beberapa di antaranya tak memiliki mesin.

Mobil-mobil itu sengaja dibiarkan pemiliknya karena untuk mengeluarkan membutuhkan uang begitu banyak. Suasana kemudian kembali kian sesak lantaran mobil-mobil yang disita bukan hanya kendaraan pribadi melainkan kendaraan umum besar, seperti bus besar dan Metromini.

Warga setempat Jamran (35) mengatakan, banyak sekelompok pencuri mempereteli mobil mulai dari ban, spion, hingga sparepart mesin. Dengan menyusup dari jalan masuk di sekitar Stasiun Rawa Buaya yang berjarak 200 meter dari terminal.

Sindikat yang kebanyakan anak-anak remaja mengendap masuk terminal bermodal kunci pas. Mereka datang malam hari, ketika terminal sepi dan tanpa penjaga. Meski demikan tak semua pelaku lolos. Beberapa mereka yang tertangkap kemudian digunduli dan selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian beserta barang bukti.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat Anggiat Banjanahor menuturkan, luas terminal yang cukup besar serta mininya personel membuat kondisi Terminal Rawa Buaya rawan pencurian. Meski minim personel, patroli petugas tetap dilakukan mengantisipasi pencurian. “Ini cukup luas, petugas kita terbatas, jadi sulit memantau,” tuturnya beberapa waktu lalu kepada SINDOnews.

Kepala Terminal Rawa Buaya Yanuarianto mengaku tak bisa berbuat banyak dengan kondisi itu. Sejumlah pimpinan Dishub mengetahui akan penuh sesaknya terminal.

Karena itu, pada anggaran 2018 nanti akan mdiangun pagar di Terminal Rawa Buaya. “Kami tunggu saja nanti. Kami ini sudah kerja maksimal dan tak ada pembiaran,” ucapnya.

Selain itu mengantisipasi penuh sesaknya kendaraan. Pihaknya akan mengumpulkan para pemilik kendaraan untuk mengambil kendaraan yang tertahan. “Kami kasih waktu tiga bulan dan kalau juga tidak diambil kendaraannya ada sanksinya. Ini masih dibahas dirapat," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Yolanda Mambu Dorong APBD Parigi Moutong Prorakyat
39 menit yang lalu
Pembunuh Sadis Pengemudi...
Pembunuh Sadis Pengemudi Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka
53 menit yang lalu
Pemkot Tangsel Bangun...
Pemkot Tangsel Bangun 3.280 PJU, Benyamin Davnie: Agar Aktivitas Masyarakat Aman
55 menit yang lalu
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
2 jam yang lalu
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
3 jam yang lalu
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved