Siklon Dahlia Rugikan Pengelola Wisata di Lembang

Sabtu, 02 Desember 2017 - 15:58 WIB
Siklon Dahlia Rugikan...
Siklon Dahlia Rugikan Pengelola Wisata di Lembang
A A A
BANDUNG BARAT - Sejumlah pengelola objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mengalami kerugian akibat munculnya fenomena alam Siklon Tropis Dahlia. Mereka harus menutup sementara tempat usahanya karena cuaca ekstrem yang bisa mengancam keamanan dan keselamatan para pengunjung.

Pengelola tempat penginapan dan outbond Grafika Cikole Lembang, Sapto mengatakan, akibat cuaca ekstrem pondok penginapan dan arena outbond flying fox, jembatan gantung, petik stowberi, terpaksa harus ditutup. Sedangkan untuk restoran tetap buka seperti biasa. Penutupan total dilakukan pada Kamis (30/11/2017) dan Jumat (1/12/2017) saat kondisi cuaca tidak bersahabat karena angin berhembus sangat kencang.

"Puncak cuaca ekstrem terjadi pada Kamis lalu, ada lima pohon besar berusia di atas 40 tahun yang tumbang dan jatuh ke area wisata kami," tuturnya, Sabtu (2/12/2017).

Dia tidak mau ambil risiko dan menutup operasional 30 pondok penginapan dan arena outbond meskipun sudah ada yang booking. Apalagi dari pihak Perhutani selaku pengelola kawasan hutan lindung di kawasan Bandung Utara, sudah memberikan imbauan agar para pengelola objek wisata menutup sementara. "Kondisi ini jelas berdampak kepada operasional, karena dalam sehari saja kami bisa rugi di atas Rp100 juta lebih," sebutnya.

Dia pun harus mengembalikan semua uang wisatawan yang sudah membayar DP sebagai imbas penutupan. Apalagi saat ini momen libur panjang banyak wisatawan dari luar daerah datang yang harus kecewa akibat agenda liburan mereka batal.

Kondisi ini sama dengan kejadian beberapa tahun lalu saat kawah Gunung Tangkuban Parahu aktif sehingga objek wisata di kawasan Lembang sepi. "Penutupan tidak ada batas waktunya, tapi kalau cuaca bagus maka kami langsung buka lagi," tandasnya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bandung Barat Eko Suprianto mengakui, Siklon Dahlia sangat berdampak kepada jasa wisata di kawasan Bandung Utara. Terutama yang bergerak dalam jasa wisata outdoor. Sudah pasti dampaknya kepada pemasukan yang menjadi berkurang sementara operasional tetap berjalan.

"Geliat sektor jasa wisata sangat bergantung kepada faktor cuaca. Semoga saja kondisi yang tidak menguntungkan ini segera berlalu," ucapnya.
(wib)
Berita Terkait
Iis Dahlia Ogah Cukur...
Iis Dahlia Ogah Cukur Kumis, Ini Alasannya
Tampil Tanpa Riasan...
Tampil Tanpa Riasan Sehingga Kumis Terlihat, Iis Dahlia Jadi Tertawaan Netizen
Iis Dahlia soal Lesti...
Iis Dahlia soal Lesti Kejora Jadi Korban Dugaan KDRT: Pintu Rumah Mamah Terbuka Buat Dede
Putra Bungsunya Berpakaian...
Putra Bungsunya Berpakaian Feminim, Iis Dahlia: Devano Nggak Banci Say
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Surigae Jauhi Wilayah Indonesia
Waspada! Bibit Siklon...
Waspada! Bibit Siklon Tropis 91S Bergerak di Selatan Barat Daya Jakarta
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
2 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
2 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved