Jelang Pilkada Serentak, KPUD Jateng Akan Gelar Uji Publik DPS

Kamis, 30 November 2017 - 22:30 WIB
Jelang Pilkada Serentak,...
Jelang Pilkada Serentak, KPUD Jateng Akan Gelar Uji Publik DPS
A A A
SEMARANG - Menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Tengah (Jateng) akan menggelar uji publik terhadap daftar pemilih sementara (DPS). Uji publik DPS tersebut akan menyeleksi ulang pemilih yang terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT).

"Uji publik DPS ini nantinya akan menyeleksi lagi pemilih yang terdaftar di DPT yang tidak mengonfirmasi. Jadi, pemilih yang tidak konfirmasi nanti akan kami singkirkan. Karena di antara nama dalam DPT kadang ada yang masih berada di daerah lain. Sehingga, karena tidak bisa mudik ke daerah asalnya berarti tidak bisa konfirmasi akan ikut coblosan pilkada," tegas Ketua KPUD Jateng Joko Purnomo dalam Diskusi Prime Topic yang digelar MNC Trijaya FM Semarang bertema 'Menyongsong Pilkada Jateng' di Hotel Quest Semarang, Kamis (30/11/2017).

Lanjut Joko, mereka tidak langsung mendapat surat keterangan karena dinilai sangat rawan pengaruh dari pihak yang berkepentingan. "Surat keterangan diberikan saat akan memilih," tegasnya.

Terkait persiapan jelang pilkada serentak di Jateng, pihaknya menyatakan tak menemui kendala. "Hingga hari ini tak ada kendala, termasuk urusan administrasi dan anggaran," ujarnya seraya menyebut anggaran yang disiapkan sebesar Rp1,129 triliun.

Bambang Haryanto dari Komisi A DPRD Jateng mengaku pihaknya sudah melakukan monitoring terhadap persiapan pilkada serentak di Jateng. Dia berharap, persoalan kependudukan pemilih jangan sampai menjadi penghalang untuk mengikuti kegiatan pilkada serentak.

"Pemilih itu tidak sekadar namanya tercantum dalam DPT. Namun kelengkapan kependudukan juga perlu. Maka bagi pemilih yang belum lengkap data kependudukannya agar segera mengurusnya, seperti mengurus e-KTP dan lain sebagainya," kata Bambang.

Pengamat Politik Undip Nurhidayat Sardini menilai, persiapan jelang pikada di Jateng bisa dikatakan adem ayem. "Jika dibandingkan dengan persiapan pilkada di provinsi lain seperti Jabar dan Jatim, di Jawa Tengah lebih adem. Hal ini bisa dikarenakan belum ada penetapan pasangan calon yang jelas. Sehingga membuat masyarakat pilih menunggu," kata Nurhidayat.
(zik)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Peringatan Protokol...
Peringatan Protokol Kesehatan Pilkada Ditengah Masa Pandemi Corona
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Berita Terkini
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
9 menit yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
13 menit yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
1 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
1 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
2 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
10 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved