2.143 Warga Gunungkidul Masih Mengungsi

Kamis, 30 November 2017 - 00:34 WIB
2.143 Warga Gunungkidul...
2.143 Warga Gunungkidul Masih Mengungsi
A A A
YOGYAKARTA - Banjir yang melanda hampir semua wilayah DIY mulai surut, namun belasan rumah warga di Gunungkidul masih tergenang air di atas 1 meter. Dengan kondisi yang belum menentu, ribuan warga masih tinggal di lokasi pengungsian sambil menunggu cuaca untuk kembali ke rumah masing-masing.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono mengatakan, saat ini pihaknya mencatat 2.143 jiwa masih tinggal di pengungsian. Semua masuk 11 posko pengungsian yang ada.

Di antaranya adalah Balai Desa Pacarejo Semanu 686 jiwa; Balai Desa Kedungpoh, Nglipar 110 jiwa; Balai Desa Kedungkeris, Nglipar 61 Jiwa; Balai Dusun Wediwutah, Ngeposari, Semanu 19 jiwa; Balai Desa Ngeposari, Semanu 137 jiwa; Balai Desa Bunder, Patuk 250 jiwa; Balai Desa Ngalang, Gedangsari 175 jiwa; Balai Desa Ngleri, Playen 15 warga; Balai Desa Gading, Playen 40 jiwa; Balai Desa Banyusoco, Playen 250 jiwa; dan Balai Desa Baleharjo, Wonosari 400 warga.

”Data terus kita verifikasi. Mudah mudahan hujan reda sehingga tinggal proses recovery,” ulasnya
Selain itu, sebanyak 14 rumah warga juga masih terendam. Rumah tersebut berada di RT 08 RW 09 Dusun Kwangen Lor, Desa Pacarejo, Semanu, Gunungkidul. Genangan air ini diperkirakan muntahan dari gua kali suci yang juga salah satu destinasi wisata andalan Gunungkidul untuk susur gua.

”Kalau kemarin sampai genteng, sekarang tingal separuh saja, jadi warga masih mengungsi,” ucap Parno, warga setempat, Rabu (29/11/2017).

Saat ini para warga di dusun Kwangen mengungsi di masjid di desa setempat. Bantuan makanan pun diberikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul.

Kepala Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu Suhadi mengatakan, dari 28 padukuhan 21 padukuhan mengalami dampak banjir hingga warga memilih mengungsi. ”Yang terparah adalah di dusun Kwangen Lor, Kwangen Kidul, dan Dusun Tonggor,” ungkapnya.

Petugas BPBD, kepolisian dan relawan juga berhasil mengevakuasi 260 warga yang memilih tinggal di kandang ayam. Warga yang mayoritas lansia itu langsung dievakuasi dan menempati sejumlah posko yang telah disiapkan oleh petugas.
(rhs)
Berita Terkait
Penanganan Bencana di...
Penanganan Bencana di Sumatera, Prabowo: Kita Hadapi Musibah dengan Solidaritas
Gunung Semeru Meletus,...
Gunung Semeru Meletus, Taj Yasin : PMI Jateng Siap Apabila Diperlukan
Tanggalkan Atribut Kampanye,...
Tanggalkan Atribut Kampanye, Paslon Nurani Tanggap Musibah dan Bencana
Musibah di NTT, DPR...
Musibah di NTT, DPR Minta Pemerintah Jadikan Status Bencana Nasional
Tengku Zul: Cuma di...
Tengku Zul: Cuma di Indonesia Ada Musibah Banjir, Satu Gubernur Dicaci Maki
Ratas Penanganan Bencana,...
Ratas Penanganan Bencana, Presiden Minta Percepatan Evakuasi Korban
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
20 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
43 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved